Minggu, 12 April 2026

Berita Batu Hari Ini

Soal Campak di Kota Batu, Dinkes : Tahun 2023 Belum Ada

Kasus campak rubella meningkat di 7 Kabupaten di Jawa Timur, Dinkes Kota Batu pada 2023 ini belum ditemukan kasus campak.

Penulis: Dya Ayu | Editor: rahadian bagus priambodo
dok.ist/alquds.co.uk
ILUSTRASI - Penyakit campak berpotensi menjadi wabah karena penularannya yang bisa melalui udara, tak hanya anak-anak bahkan orang dewasa juga beresiko terkena 

SURYAMALANG.COM|BATU - Kasus campak rubella meningkat di 7 Kabupaten di Jawa Timur, yakni di Magetan, Bangkalan, Sampang, Pamekasan, Sumenep, Kabupaten Probolinggo dan Kabupaten Pasuruan.

Sedangkan khusus di Kota Batu, menurut Dinkes Kota Batu pada 2023 ini belum ditemukan kasus campak.

“Tahun ini belum ada,” kata Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Kota Batu Dr Susana Indahwati, Jumat (27/1/2023).

Dr Susan menjelaskan, kasus campak di Kota Batu ditemukan pada 2022 lalu, sebanyak empat kasus. Itupun hanya ditemukan pada bulan Januari saja.

Tiga kasus ditemukan di Desa Punten dengan penderita usia 7 tahun, 15 tahun dan 45 tahun, serta satu kasus ditemukan di Desa Bulukerto.

Meski tahun ini belum ditemukan kasus campak, semua pihak tak boleh lengah dan harus mengantisipasi agar tidak muncul kasus ini.

 


“Sebagai antisipasi masyarakat yang memiliki balita harus di imunisasi. Mulai dari umur 9 bulan, 18 bulan dan kelas 1 SD. Tahun 2020 lalu pencapaian vaksinasi campak rubella di Batu sebesar 93,01 persen,” jelasnya.

 


Pihaknya juga menuturkan, penyakit campak muncul pada tahun lalu juga karena faktor penurunan cakupan imunisasi saat pandemi COVID-19. 

 


Itulah yang membuat banyak anak tidak mendapat imunisasi secara rutin dan lengkap.(myu)

Sumber: SuryaMalang
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved