TOLAK MENTAH-MENTAH Permintaan Ferry Irawan untuk Bertemu, Venna Melinda Ngaku Trauma: Saya Takut

Venna Melinda tegas tolak mentah-mentah permintaan Ferry Irawan untuk bertemu pasca kasus KDRT beberapa waktu lalu.

Penulis: Ratih Fardiyah | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/Instagram @vennamelindareal/@ferryirawanofficial
Venna Melinda (kiri) ogah turuti permintaan Ferrry Irawan (kanan) untuk bertemu dan akui trauma 

Dia lantas menguraikan kronologi dan alasannya bungkam.

"Kekerasan yang di hotel itu sudah dua kali, yang pertama di hotel di Medan," ujar Venna.

"Itu memang saya tidak melaporkan karena ada acara, jadi saya memaafkan," jelas Venna Melinda.

Venna sendiri mengungkapkan, Ferry juga melakukan KDRT di rumah.

"Kalau di rumah itu di kamar, di kamar pribadi," tuturnya.

Mengutip Tribun Style: 'Saya Takut' Derita Venna Melinda Trauma Ketemu Ferry Irawan, Berat Badan Turun Drastis 5 Kilo

Sedangkan di sisi lain, pihak Ferry Irawan kecewa Venna Melinda tolak mediasi. 

Hal itu menjadi pertanda jika keingian Ferry Irawan damai dengan Venna Melinda pupus dan ancaman penjara menanti. 

Kuasa Hukum Ferry Irawan menyayangkan keputusan Venna Melinda yang menolak berdamai dengan kliennya.

Sebelumnya Venna Melinda melaporkan Ferry Irawan atas dugaan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

Kini Ferry Irawan resmi menjadi tersangka dalam kasus tersebut.

Dikutip dari YouTube Seleb Oncam News, Jumat, (27/1/2023), Jeffry Simatupang selaku kuasa hukum Ferry Irawan menyayangkan keputusan Venna Melinda menolak berdamai dengan kliennya.

"Disampaikan oleh statement dari kuasa hukum (Venna) sendiri mengatakan sudah tidak ada pintu perdamaian."

"Tidak ada lagi mediasi, itu yang sangat disayangkan oleh Pak Ferry Sendiri dan kami tim kuasa hukum," ucap Jeffry Simatupang.

Jeffry Simatupang menambahkan bahwa, pihaknya menginginkan adanya proses perdamaian.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved