Rahasia WhatsApp

Heboh Undangan Pernikahan di WhatsApp Bisa Bobol Rekening, Simak Cara Amankan Uang dan Blokirnya

Modus baru yang dilakukan para penipu online dengan cara mengirim undangan pernikahan digital pun kini viral di media.

Penulis: Ratih Fardiyah | Editor: Eko Darmoko
SURYAMALANG.COM/Canva.com/HO Tribun Medan
Ilustrasi dalam artikel yang mengulas aksi penipu online dengan cara mengirim undangan pernikahan digital via WhatsApp 

Bila beberapa peringatan itu diabaikan dan proses instalasi aplikasi terus berjalan, maka aplikasi APK itu akan mendapatkan akses ke SMS, termasuk membaca kode OTP dari pihak bank yang biasanya dikirimkan melalui SMS.

Berdasarkan penjelasan Alfons, rangkaian proses di atas sebenarnya tidak cukup untuk mengakses akun mobile banking korban.

Pasalnya, dibutuhkan banyak data seperti ID pengguna, password mobile banking, PIN persetujuan transaksi hingga OTP. Adapun aplikasi APK seperti dijelaskan di atas hanya bisa mengakses kode OTP saja.

Lantas dari mana penipu mendapatkan data lainnya?

Menurut Alfons, penipuan online dengan modus undangan digital kemungkinan masih berkaitan dengan kasus phising pada pertengahan tahun 2022.

Saat itu, marak penipuan tentang kenaikan biaya transfer bank hingga Rp 150.000.

Mereka yang tidak setuju dengan kenaikan tersebut diminta untuk mengisi formulir.

Data dari form inilah yang dimanfaatkan penipu dalam kasus penipuan online dengan modus undangan digital.

Dengan kata lain, kredensial bank dari sejumlah pengguna sudah bocor ke tangan penipu.

"Pada aksi phishing sebelumnya pada pertengahan tahun 2022, banyak korban pengguna m-banking yang tertipu dan memberikan kredensial m-banking kepada penipu karena diancam akan dikenai biaya transfer bulanan Rp. 150.000," kata Alfons.

Mengutip Kompas: Waspada Penipuan Modus Undangan Pernikahan di WhatsApp, Bisa Curi OTP dan Kuras Rekening Korban

Berikut cara agar terhindar dari bahaya modus penipuan tersebut?

Cara yang bisa dilakukan untuk menangkal modus penipuan berkedok undangan nikah digital itu adalah dengan memperhatikan file yang disisipkan.

Undangan pernikahan digital biasanya dikirim dalam bentuk website, bukan file APK.

Jadi, harap berhati-hati jika menerima pesan berisi undangan nikah digital, tapi yang dikirim malah file APK, apalagi pengirimnya adalah orang yang tidak dikenal dan tidak masuk dalam kontak ponsel.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved