Berita Arema Hari Ini

Keluarga Korban Tragedi Kanjuruhan Minta Arema FC Jangan Bubar, Manajemen Janji Jaga Eksistensi

Keluarga Korban Tragedi Kanjuruhan Minta Arema FC Jangan Bubar, Manajemen Janji Jaga Eksistensi

Editor: Eko Darmoko
SURYAMALANG.COM/Purwanto
Suasana saat gas air mata mulai ditembakkan polisi usai laga Arema FC melawan Persebaya Surabaya dalam lanjutan Liga 1 2022 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Sabtu (1/10/2022). 

SURYAMALANG.COM - Dialog Aremania bersama manajemen Arema FC di Kantor Arema FC, Selasa (31/1/2023), juga diikuti oleh keluarga korban Tragedi Stadion Kanjuruhan.

Tercatat ada 135 korban jiwa dalam tragedi yang pecah setelah Arema FC dikalahkan Persebaya Surabaya 2-3 pada 1 Oktober 2022 lalu.

Pada dialog tersebut, secara khusus, keluarga korban Tragedi Stadion Kanjuruhan bertemu dengan manajemen dan direksi Arema FC.

Rini Hanifah, ibu dari korban meninggal bernama Agus Rianshah asal Purwosari Pasuruan, serta Juariyah ibu dari korban bernama Sfwa Dinar asal Muharto, Kota Malang mengungkapkan, dukungannya agar Arema FC terus eksis.

Baca juga: Arema FC Bikin Dilema PT LIB Terkait Pertimbangan Bubar dan Mundur dari Liga 1, Masih Mencari Solusi

Baca juga: Arema FC Nggak Jadi Ditolak Semesta Terkait Pencarian Homebase? Ini Respon PT Liga Indonesia Baru

"Anak saya kehilangan nyawa gara-gara Arema, masa Arema mau bubar."

"Rumah saya ini jauh Pak, saya Pasuruan, anak saya kalau tidak punya uang melihat Arema, saking sayangnya saking cintanya pada Arema jual baju jual sepatu demi Arema, masa Arema mau bubar kayak apa ini kebanggaan anak saya kalau tidak ada lagi," ungkap Rini Hanifah, sambil terisak, dikutip SURYAMALANG.COM dari aremafc.com.

"Ke mana sepak bola hiburannya anak saya ini Pak, kebanggaan anak saya ini Pak."

"Kalau bisa, lanjut jangan sampai bubar, Apapun yang terjadi jangan sampai bubar, jangan mau dipecah belah."

"Saya itu mangkel, demi Allah saya sedih kalau Arema dijelek-jelekkan," sambungnya.

Senada dengan Rini, Juariah juga mencurahkan isi hatinya dihadapan Komisaris PT Arema Aremania Bersatu Berprestasi (PT AABBI), Tatang Dwi Arifianto.

"Saya mau tetap usut tuntas. Korban-korban mengorbankan nyawanya untuk Arema, jangan sampai bubar."

"Arema harus tetap berjalan," ungkap Juariah.

Dorongan dari keluarga korban tersebut menjadi semangat tersendiri bagi Arema FC untuk melangkah ke depan.

Tatang menegaskan bahwa Arema FC sekuat tenaga akan berusaha untuk menjaga eksistensinya.

"Bagi kami ini adalah dorongan dari hati."

"Bagaimana keluarga korban mengungkapkan isi hatinya, tentu ini adalah sebuah amanah bahwa Arema FC harus tetap eksis," ungkap Tatang.

Baca juga: Inilah Ucapan Yuli Sumpil Terkait Rencana Arema FC yang Ingin Membubarkan Tim dan Muncur dari Liga 1

Baca juga: PROFIL YULI SUMPIL Pentolan Aremania, Pernah Disanksi Gegara Insiden di Laga Arema FC Vs Persebaya

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved