Berita Surabaya Hari Ini
Fadhil Al-Jilani Al-Hasani, Ulama dari Turki Temui Khofifah di Surabaya
Ulama besar asal Turki Maulana Assayyid Assyarif Syeikh Prof Dr Muhammad Fadhil Al-Jilani Al-Hasani bertandang ke Gedung Negara Grahadi, Surabaya.
Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: Yuli A
SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Ulama besar asal Turki Maulana Assayyid Assyarif Syeikh Prof Dr Muhammad Fadhil Al-Jilani Al-Hasani bertandang ke Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Kamis (9/2/2023).
Pada kesempatan itu, Syeikh Fadhil memberi Gubernur Khofifah hadiah spesial berupa 6 jilid lengkap kitab tafsir Al-Jailani langsung dari cicit generasi ke-25 dari Sulthanul Auliya Syekh Abdul Qadir al-Jailani.
“Kami hadiahkan kitab tafsir ini untuk Saudari saya Ibu Khofifah. Sebagaimana Nabi Muhammad SAW selalu mengangkat persaudaraan di antara para sahabat. Saya ingin menjadikan Ibu Khofifah sebagai saudara saya, ini saudara saya dunia akhirat. Seperti perintah Rasulullah SAW antara Sayyidina Ali dan para sahabat. Semua bersaudara seperti yang diperintahkan Rasulullah SAW," tutur Syekh Fadhil.
Lebih lanjut ulama besar yang hingga kini masih aktif sebagai dosen di American University for Human Sciences/California itu memberikan banyak petuah pada Gubernur Khofifah dan juga seluruh tamu undangan yang hadir di Gedung Negara Grahadi.
Di antaranya tentang pentingnya seorang pemimpin untuk berlaku adil, memberikan perhatian pada masyarakat yang berkondisi fakir dan miskin, serta agar selalu menyanyangi anak yatim.
Ulama yang juga Pimpinan Umum Markaz al-Jilani Istanbul Turki ini juga memberikan banyak nasehat tentang pentingnya sikap toleransi dan moderasi yang harus dipegang teguh setiap insan manusia.
Tidak hanya itu, Syeikh Fadhil juga memberikan penyampaian tentang pentingnya memegang teguh keilmuan. Ia menekankan bahwa ilmu ada 3 macam. Pertama ilmu hakiki yang digunakan untuk menunjukkan kebenaran sesuatu yang haq dengan cara haq pula, yaitu ilmu aqidah.
Lalu, ilmu yang kedua, lanjutnya adalah ilmu maknawi yang digunakan untuk menjelaskan makna secara maknawi, seperti ilmu syariat, tafsir dan hadits. Dan itu adalah ilmu agama.
Yang ketiga adalah ilmu dhahir yang digunakan untuk menunjukkan sesuatu yang tampak tentang keajaiban dan itu yang saat ini dengan ilmu-ilmu keahlian atau ilmu teknologi.
"Semua orang harus belajar ilmu teknologi bahwa seribu tahun yang lalu syeikh Abdul Qodir Jailani sudah mengatakan pentingnya 3 macam ilmu ini," kata Sayyid Fadhil dalam tausiyahnya.
Di sisi lain, Gubernur Khofifah menyampaikan terima kasih karena ulama besar Maulana Assayyid Assyarif Syeikh Prof Dr Muhammad Fadhil Al-Jilani Al-Hasani berkenan berbagi ilmu, menyempatkan waktunya untuk menyapa warga masyarakat Jawa Timur.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/Ulama-Turki-Maulana-Assayyid-Assyarif-Syeikh-Prof-Dr-Muhammad-Fadhil-Al-Jilani-Al-Hasani.jpg)