Liga Indonesia
Respon Ricuh Suporter di Jatidiri Semarang, Erick Thohir dan Pengurus Baru PSSI Bentuk Komite Adhoc
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir dan para pengurus PSSI secara khusus membahas peristiwa kericuhan suporter di stadion Jatidiri Semarang
Penulis: Dyan Rekohadi | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM - Kericuhan suporter yang berujung penembakan gas air mata oleh polisi di stadion Jatidiri Semarang langsung direspon oleh Ketua Umum dan pengurus PSSI yang baru.
Kembali terjadinya kisruh suporter penembakan gas air mata di saat laga Liga 1 digelar jadi sorotan, terlebih peristiwa Tragedi Kanjuruhan yang menelan 135 korban jiwa masih hangat.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir secara khusus menggelar pertemuan dengan para pengurus jajarannya untuk membahas peristiwa kericuhan yang baru terjadi di Semarang.
Baca juga: Erick Thohir Jadi Ketum PSSI, Arema FC Berharap Liga 1, 2 dan 3 Bisa Berjalan Beriringan Kembali
Hasilnya, PSSI membentuk Komite Adhoc suporter sebagai respon dari insiden kericuhan yang terjadi di luar Stadion Jatidiri, Semarang.
Seperti diketahui, kericuhan kembali terjadi tepat saat pertandingan antara PSIS Semarang vs Persis Solo dalam laga pekan ke-25 Liga 1 2022-2023, Jumat (17/2/2023).
Kericuhan terjadi tepat di luar Stadion Jadiri, Semarang, yang mana terlibat aksi lempar batu dan dibalas tembakan gas air mata oleh polisi.
Kepengurusan baru PSSI pun langsung disorot dan Erick Thohir tak menunggu lama utuk bereaksi.
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu langsung menggelar rapat bersama anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI dan jajarannya untuk membahas masalah tersebut.
Dalam rapat ini diikuti hampir semua kepengurusan baru kecuali Hasnuryadi dan Ahmad Ridyah.
Setelah rapat bersama dengan jajarannya dan anggota Exco PSSI, Erick Thohir menyampaikan bahwa hasil dari rapat yang berlangsung di Kantor PSSI, GBK Arena, Senayan, Jakarta, Sabtu (18/2/2023).
Mantan Ketua INASGOC itu mengatakan bahwa untuk menangani insiden kericuhan di Stadion Jatidiri pihaknya akan langsung membentuk Komite Adhoc suporter.
“Jadi tentu hari ini rapat Exco kedua kemarin rapat Exco pertama kita untuk mendorong bagaimana turnamen mini bisa berjalan dengan baik, dan rapat exco kedua tidak lain satu membahas peristiwa yang baru saja terjadi,” ujar Erick Thohir di Kantor PSSI, GBK Arena, Senayan, Sabtu (18/2/2023).
“Karena itu keputusan Exco tadi kita akan membuat Komite Adhoc untuk suporter,” ucapnya.
Erick Thohir menyampaikan bahwa pembentukan Komite Adhoc ini dilakukan juga sesuai dengan statuta yang ada.
Baca juga: Gas Air Mata dan Ricuh di Stadion Jatidiri Semarang, Laga PSIS Semarang Vs Persis Solo Ikut Terhenti
Dengan pembentukan Komite Adhoc ini sebagai salah satu komitmen untuk memperbaiki sepak bola Indonesia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/kericuhan-stadion-Jatidiri-Semarang-PSIS-Persis.jpg)