Berita Surabaya Hari Ini
30 Santri Jatim Kuliah Gratis di Al Azhar, Mesir, Ini Pesan Gubernur Khofifah
“Mahasiswa Indonesia di Mesir terkenal dengan kedisiplinannya, kepintarannya dan juga kesantunannya. Jadi tolong itu semua sama sama dijaga,” kata Kho
Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: Yuli A
“Mereka akan mendapatkan uang saku, untuk membeli kitab dan living cost di sana,” kata Halim.
Program Beasiswa Santri Pondok Pesantren (BSPP) dirancang untuk memberikan peluang yang lebih luas bagi lulusan satuan pendidikan yang terintegrasi dengan pondok pesantren untuk mengembangkan minat bakat dan penguasaan disiplin keilmuan serta dalam rangka pengabdian kepada pondok pesantren.
Berdasarkan Lampiran Surat No: 194/TU/LPPD/Prov.Jatim/III/2023 peserta beasiswa Lembaga Pengembangan Pesantren dan Diniyah yang dihadirkan sebanyak 30 mahasiswa dan 4 pendamping.
Saat ini dikatakan Halim Pemprov Jatim tengah mengupayakan untuk pembelian flat untuk asrama bagi mahasiswa Jatim yang kuliah di mesir penerima beasiswa dari Pmeprov Jatim. Namun prosesnya masih terkendala aturan bahwa Pemprov Jatim tidak boleh memiliki aset di luar Indonesia.
“Tapi ini masih diupayakan Gubernur Khofifah dengan berkoordinasi dengan KBRI dan juga dengan Al Azhar,” pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/Gubernur-Jawa-Timur-Khofifah-30-santri-penerima-beasiswa-santri-pondok-pesantren.jpg)