Ramadan 2023

Jadwal Sidang Isbat Rabu 22 Maret 2023, Ini 27 Lokasi Pemantauan Hilal di Jatim Termasuk Malang

Jadwal sidang Isbat Rabu 22 Maret 2023 sore ini, simak 27 titik lokasi pemantauan hilal di Jawa Timur termasuk Malang.

Penulis: Sarah Elnyora | Editor: Dyan Rekohadi
Instagram @kemenag_ri/@Canva.com
Ilustrasi: Jadwal sidang Isbat Rabu 22 Maret 2023, ini 27 lokasi pemantauan hilal di Jatim termasuk Malang 

SURYAMALANG.COM, - Berikut jadwal sidang Isbat Rabu 22 Maret 2023 yang digelar Kementerian Agama (Kemenag). 

Selain jadwal sidang Isbat 2023, intip juga daftar 27 lokasi pemantauan hilal di Jawa Timur termasuk Malang. 

Sementara sidang Isbat digelar guna menetapkan awal puasa Ramadan yang diprediksi terjadi pada hari Kamis, (23/3/23). 

Kendati begitu, pemerintah melalui Kemenag tetap akan menggelar sidang Isbat untuk memastikan awal puasa Ramadan

Adapun Sidang Isbat rencananya digelar pada Rabu (22/3/2023) sekitar pukul 18.15 WIB di Kantor Kemenag, Jakarta Pusat.

Dalam kesempatan tersebut, Sidang Isbat diikuti oleh pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI), perwakilan Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), duta besar negara-negara luar negeri, hingga ormas Islam.

Sidang Isbat akan mempertimbangkan informasi awal berdasarkan hasil perhitungan secara astronomis (hisab) dan hasil konfirmasi lapangan melalui mekanisme pemantauan (rukyatul) hilal.

Dalam Sidang Isbat kali ini, pemerintah telah menetapkan 124 titik lokasi rukyatul hilal di seluruh Indonesia.

Khususnya di provinsi Jawa Timur, beberapa lokasi telah ditetapkan termasuk di Malang.

Berikut daftarnya:

1. Masjid Al Hikmah Puger

2. Pantai Srau Kecamatan Pringkuku Kabupaten Pacitan

3. POB Pondok Pesantren Mambaul Maarif Denanyar Jombang

4. Pantai Wotgalih Kec Yosowilangun Kab Lumajang

5. Pantai Gebang Bangkalan

6. Pelabuhan Taddan Sampang

7. Pantai Pancor

8. Pantai Plengkung

9. Gumuk Klasi

10. Pondok Pesantren Bayt Al-Hikmah Pasuruan

11. Lantai 3 Masjid Agung At-Taqwa Bondowoso

12. MAN. 3 Kediri Kandangan Kediri

13. Bukit Gandrung Tanggulasi Medowo Kandangan

14. Bukit Banjarsari Wonotirto Kab Blitar

15. Observatorium Jokotole IAIN Madura (Pamekasan)

16. Gunung Sekekep Pulung

17. Ibnu Syatir PP Al-Islam Joresan

18. Watoe Dhakon Observatory Fakultas Syariah IAIN Ponorogo

19. Observatoruim Darul Huda Mayak Ponorogo

20. Lereng Gunung Pandan Kab Madiun

21. Desa Dagangan Kab Madiun

22. Pantai Tanjung Kodok Lamongan

23. Bukit Wonocolo Kecamatan Kedewan Kab Bojonegoro

24. Bukit Condro Dipo Kebomas Gresik

25. Pelataran Command Center lt 9 Kominfo Gedung Pemkab Malang.

26. Pantai Taneros Kec Ambunten Kab Sumenep

27. Menara Rukyatul Hilal Desa Banyururip Kec Senori Kab Tuban

Artikel Kompas.com 'Hasil Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadhan 1444 H Diumumkan Sore Ini'.

  • Lantas, bagaimana rangkaian Sidang Isbat?

Kemenag selaku perwakilan pemerintah telah membagi Sidang Isbat ke dalam tiga tahapan untuk bulan Ramadhan 2023.

Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Kemenag, Adib, menjelaskan Sidang Isbat untuk menentukan 1 Ramadan 1444 H digelar secara luring dan daring.

Tahap pertama yang digelar Kemenag adalah seminar pemaparan posisi hilal awal Ramadan 1444 H berdasarkan hasil hisab atau perhitungan astronom.

Berdasarkan jadwal yang diterima, seminar mengenai posisi hilal akan dilaksanakan pada pukul 17.00 WIB.

Seminar ini dibuka untuk masyarakat umum dan dipaparkan oleh Tim Hisab Rukyat Kementerian Agama.

Namun, karena keterbatasan ruangan, maka jumlah pengunjung yang masuk pun akan dibatasi, sehingga seminar juga dilaksanakan secara online.

Tahapan kedua yakni Sidang Isbat yang akan digelar pada pukul 18.15 WIB.

Sidang bakal digelar secara tertutup.

Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas akan memimpin Sidang Isbat penetapan awal puasa Ramadhan 2023.

Di dalam Sidang Isbat akan dibahas data hisab termasuk hasil rukyatul hilal di 124 titik di seluruh Indonesia.

Usai Sidang Isbat selesai dilaksanakan, masuklah kita ke tahap ketiga, yakni pelaksanaan konferensi pers.

Konferensi pers penetapan 1 Ramadan 1444 H bakal digelar sekitar pukul 19.05 WIB.

Direktur Jenderal Bimas Islam Kemenag Kamaruddin Amin menjelaskan sidang Isbat mempertimbangkan informasi awal berdasarkan hasil perhitungan secara astronomis (hisab). 

Selain itu Kemenag juga perhitungan hasil konfirmasi lapangan melalui mekanisme pemantauan (rukyatul) hilal.

Secara hisab, semua sistem sepakat bahwa ijtimak menjelang Ramadan jatuh pada Rabu (22/3/2023) sekitar pukul 00.23 WIB.

Menurut Kamaruddin, secara hisab posisi hilal di Indonesia saat Sidang Isbat awal Ramadan 1444 H sudah memenuhi kriteria baru yang ditetapkan MABIMS (Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura).

“Pada hari rukyat, 29 Syakban 1444 H, ketinggian hilal di seluruh wilayah Indonesia sudah di atas ufuk, berkisar antara 6 derajat 46,2 menit sampai dengan 8 derajat 43,2 menit, dengan sudut elongasi antara 7,93 derajat sampai dengan 9,54 derajat," ujar Kamaruddin.

"Artinya, secara hisab, pada hari tersebut posisi hilal awal Ramadan di Indonesia telah masuk dalam kriteria baru MABIMS," sambungnya.

Adapun imkanur rukyat dianggap memenuhi syarat apabila posisi hilal mencapai ketinggian 3 derajat dengan sudut elongasi 6,4 derajat.

Maka dari itu, penetapan awal puasa Ramadhan 2023 masih menunggu hasil rukyatul (pemantauan) hilal.

Demikian jadwal sidang Isbat Rabu 22 Maret 2023 yang digelar Kementerian Agama (Kemenag). 

Update berita terbaru di Google News SURYAMALANG.com 

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved