Berita Surabaya Hari Ini

Tiket Kapal Tak Naik, Kuota Lebaran Terjual 70 Persen

PT Pelni Yahya Kuncoro tidak menaikkan tiket kapal dalam masa mudik Lebaran 2023.

Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM/Fatimatuz Zahroh
Kedatangan pemudik di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Selasa (11/4/2023). 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - PT Pelni Yahya Kuncoro tidak menaikkan tiket kapal dalam masa mudik Lebaran 2023.

Jika menemukan harga tiket lebih mahal, calon penumpang bisa melapor ke Pelni.

Direktur Usaha Angkutan PT Pelni, Yahya Kuncoro mengatakan Jatim menjadi tujuan utama pemudik jalur laut. Hal itu terlihat dari animo masyaraat dalam pembelian tiket.

Menurutnya, sebanyak 70 persen tiket kapal untuk kebutuhan mudik telah terjual. Mayoritas tiket yang sudah terjual tersebut adalah tiket tujuan ke Surabaya.

"Kami siapkan 26 kapal untuk angkutan laut. Kami memastikan tidak ada kenaikan tiket kapal. Jika ada harga tiket yang lebih mahal, masyarakat bisa melapor,” kata Yahya kepada SURYAMALANG.COM, Selasa (11/4/2023).

Yahya berharap tidak ada pihak yang memanfaatkan momen Lebaran untuk mencari keuntungan di luar proses. Pihaknya akan menindak calo tiket sesuai proses hukum.

Yahya memastikan aktivitas kapal perintis di Jatim berjalan normal. Tiga kapal yang memiliki rute kepulauan terluar di Jatim dalam kondisi siap. "Termasuk kapal tujuan Masalembu sudah siap," terangnya.

Pelni juga melayani 42 trayek Kapal Perintis yang menjadi sarana aksesibilitas bagi mobilitas penduduk di wilayah Tertinggal, Terpencil, Terluar dan Perbatasan (3TP). Kapal Perintis menyinggahi 273 pelabuhan dengan total 3.495 ruas.

PELNI juga mengoperasikan 16 Kapal Rede. Untuk pelayanan bisnis logistik, Pelni mengoperasikan 10 trayek Tol Laut dan satu trayek khusus untuk Kapal Ternak.

Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa mengatakan Pemprov Jatim penyiapan angkutan mudik, jalur mudik, layanan publik bagi pemudik untuk menyambut masa libur Lebaran. Menurutnya, mobilitas masyarakat pada Lebaran tahun ini akan naik signifikan dibandingkan tahun sebelumnya karena pemerintah telah mencaturan aturan pembatasan pergerakan masyarakat.

Diprediksi pemudik yang akan menuju Jatim mencapai 21,3 juta orang. Prediksi ini meningkat dari semula diperkirakan 18,1 juta orang pemudik akan menuju Jatim pada Lebaran tahun ini.

"Berarti ada tambahan pemudik 3,1 juta orang. Kami harus melakukan berbagai hal untuk mengurangi kemungkinan kepadatan di titik tertentu," kata Khofifah.

Pemprov mengantisipasi kepadatan pemudik dengan penyiapan armada angkutan mudik yang cukup, penyiapan jalur mudik, antisipasi kepadatan, dan juga upaya menghindari terjadinya kemacetan di jalur mudik.

Dinas Perhubungan Jatim (Dishub) Jatim memprediksi sebanyak 1,29 juta pemudik memilih jalur laut. Saat ini pemudik menggunakan kapal laut mulai berdatangan ke Surabaya jelang Idul Fitri.

Mudik Gratis

Sumber: SuryaMalang
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved