Berita Malang Hari Ini

Video Viral di Malang, Rosidi Ngaku Sebagai Pengedar Narkoba

Pria asal Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang itu mengungkapkan pengakuannya dalam video viral yang tersebar di Instagram.

Penulis: Luluul Isnainiyah | Editor: Zainuddin
dok.ist
Rosidi (tengah) saat digelandang anggota Satreskrim Polres Malang, Senin (10/4/2023) 

SURYAMALANG.COM, MALAMG - Rosidi mengaku dirinya sebagai pengedar narkoba.

Pria asal Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang itu mengungkapkan pengakuannya dalam video viral yang tersebar di Instagram.

Bahkan dalam video viral berdurasi 1 menit 13 detik itu, Rosidi juga memaki dan mengaku akan membunuh polisi.

"Assalamualaikum wa ramatullahi wa barakatuh. Ini buat polisi polisi nakoba dari Rosidi atau Rosdam. Kalau anda mendapatkan informasi kalau Rosidi menjual narkoba, betul. Rosidi menjual narkoba. Kalau anda ingin menangkap saya, silakan di mana mana. Jangankan di rumah, di jalan saya selalu membawa narkoba. Kalau anda mendapatkan informasi dari cepu atau sp sp kalian polisi narkoba, saya bunuh semua. Jangan tanggung-tanggung, kalau sama Rosidi di mana mana OK. Saya tunggu di mana-mana kalau anda ngincer saya ya. Jangan tanggung-tanggung tapi Rosidi di mana-mana, tak culek mata kalian semua, tak tunggu, jxxxxx kau ini, pangkatmu ceketer ae," ucap Rosidi dalam video viral itu.

Anggota Satreskrim Polres Malang menangkap Rosidi di rumah temannya di Kecamatan Turen pada Senin (10/4). Polisi tidak menemukan narkoba di tangan Rosidi.

"Kami masih memeriksa pelaku. Kami akan sampaikan perkembangan kasusnya," ujar IPTU Ahmad Taufik, Kasihumas Polres Malang, Selasa (11/4).

Penyidik bakal menjerat Rosidi dengan UU Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Dalam video viral tersebut, Rosidi dianggap telah menyebarkan ujaran kebencian dan menantang polisi.

Menurut Taufik, Rosidi sendiri yang merekam video tersebut, kemudian menyebarkan video tersebut ke aplikasi Snack Video.

Diduga Rosidi membuat video berisi pengakuan tersebut karena jengkel kepada polisi. Sebelum membuat video, Rosidi mengaku mendapat telepon dari polisi.

"Katanya, polisi itu akan menangkap dia karena diduga menyalahgunakan narkoba," imbuh Taufik.

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved