Berita Surabaya Hari Ini

Hilal Tidak Terlihat di 35 Lokasi Jawa Timur, Ini Usulan Nahdlatul Ulama ke Jakarta

Nahdlatul Ulama (NU) Jatim mengumumkan hasil rukyatul hilal penentuan 1 syawal 1444 H atau Idul Fitri 2023 berdasarkan rukyatul hilal.

Editor: Yuli A
SURYAMALANG.COM/M Taufik
Tim rukyatul hilal saat melihat ketinggian bulan dari atas gedung RSI Siti Hajar Sidoarjo, Kamis (20/4/2023) 

Reporter: Yusron Naufal Putra

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (NU) Jatim mengumumkan hasil rukyatul hilal penentuan 1 syawal 1444 H atau Idul Fitri 2023.

Dari 35 titik pemantauan di seluruh wilayah Jawa Timur, dinyatakan tidak berhasil melihat hilal, Kamis (20/4/2023). 


Keputusan ini dituangkan dalam surat PWNU Jatim perihal laporan kegiatan rukyatul hilal awal syawal 1444 H. Salinan surat ini diunggah di akun instagram resmi PWNU Jatim @pwnujatim. Surat ini ditandatangani oleh jajaran PWNU Jatim. 


"Pimpinan Wilayah Lembaga Falakiyah Nahdatul Ulama (PW LFNU) Jawa Timur bahwa hilal tidak berhasil dirukyat," dikutip dalam salinan surat tersebut. 


Hasil tersebut lalu dilaporkan kepada PBNU. Jika di tempat lain di tanah air, juga tidak berhasil melihat hilal maka PBNU bisa mengusulkan kepada Menteri Agama RI bahwa Ramadhan 1444 Hijriah digenapkan 30 hari (istikmal). Sehingga 1 Syawal 1444 Hijriah bertepatan dengan Sabtu, 22 April 2023. 


Ketua PW LFNU KH Shofiyullah mengungkapkan, surat itu merupakan laporan dari Jawa Timur kepada PBNU. "Itu laporan PWNU ke PBNU. Jadi sebatas laporan," ucapnya saat dikonfirmasi TribunJatim.com

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved