Berita Malang Hari Ini
Warga Bantu Pencarian Dua Pria yang Tenggelam di Bendungan Sutami dengan Jangkar
Sejumlah warga memadati lokasi tenggelamnya dua orang pria di Bendungan Sutami, Desa Karangkates, Kecamatan Sumberpucung
Penulis: Luluul Isnainiyah | Editor: rahadian bagus priambodo
SURYAMALANG.COM, MALANG - Sejumlah warga memadati lokasi tenggelamnya dua orang pria di Bendungan Sutami, Desa Karangkates, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang, Senin (10/7/2023).
Para warga tak hanya berkumpul untuk menanti dua korban yang hilang tenggelam. Melainkan mereka juga turut membantu mencari dengan menggunakan jangkar.
Samiran, salah satu warga mengatakan, diperkirakan kedua korban saat ini masih berada di dasar air.
"Berdasarkan pengalaman sebelumnya, mencari korban tenggelam dengan jangkar ada kemungkinan tersangkut," ujar Samiran, Senin (10/7/2023).
Terpantau di lokasi pencarian, sebanyak sembilan perahu kayu bermesin diterjunkan dan keliling mengitari Bendungan Sutami.
Para warga yang membantu, masing-masing juga membawa jangkar. Namun, sampai dengan saat ini belum ditemukan tanda-tanda korban tersangkut jangkar.
Secara terpisah, Abdul Wahid, keluarga korban yang bernama Wisma Febrianto, warga Kecamatan Wonosari mengaku sudah semalaman menunggu untuk mencari korban.
Menurut Wahid, korban dalam kesehariannya bekerja sebagai buruh serabutan. Selain itu, ia juga kerap mencari biawak bersama temannya.
"Sehari-hari kalau nggak kerja memang sering cari biawak ke sungai atau bendungan," katanya.
Sementara itu, upacaya pencarian dari Tim SAR sudah dilakukan sejak kemarin hingga saat ini. Di mana sebanyak 40 personel diterjunkan dalam pencarian ini.
"Kami (Basarnas) bersama Jasa Tirta dan dibantu nelayan menyisir waduk Ksrangkates, dan kami juga menyisir via darat," kata Komandan tim pencari, Basarnas Surabaya, Jawa Timur, Ainul Mahdi.
Ia mengatakan sampai saat ini belum ditemukan tanda-tanda kedua korban ditemuan.
Ia mengatakan, proses pencarian terkendala dengan arus air bendungan yang cukup deras. Ditambah kedalaman air mencapai 40 meter.
"Volume air juga terpantau naik. Anginnya juga kencang," imbuh Ainul.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, dia orang pria atas nama Wisma Febriana warga Desa Ngrejo, Kecamatan Wonosari dan Harianto warga Desa Ngebruk, Kecamatan Sumberpucung tenggelam saat mencari biawak di Bendungan Sutami, Minggu (9/7/2023).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/proses-pencarian-korban-tenggelam-dibantu-dengan-warga-sekitar-senin-1072023.jpg)