WAWANCARA EKSKLUSIF dr Crashana Siregar: Harus Dilihat Penyebab, Gejala, dan Diagnosisnya
Bagi orang yang baru pertama kali mengalami vertigo dan migrain, tentu kebingungan mencari cara penyembuhan atau obatnya.
Penulis: Luluul Isnainiyah | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM, MALANG - Seseorang sering mengalami vertigo dan migrain.
Bagi orang yang baru pertama kali mengalami vertigo dan migrain, tentu kebingungan mencari cara penyembuhan atau obatnya.
Untuk mengetahui cara penyembuhan dan obatnya, harus diketahui dulu penyebab dari vertigo dan migrain. Bagaimana penanganannya?
Berikut ini wawancara wartawan SURYAMALANG.COM, Septiana Cahyani Eka Saputri dengan dr Crashana Siregar. Wawancara eksklusif ini juga dapat disaksikan di kanal YouTube Surya Malang.
Apa penyembuhan vertigo dan migrain butuh operasi?
Migrain dan vertigo adalah gejala, dan bukan suatu diagnosis. Maka harus dicari dulu penyebabnya.
Misalnya, penyebabnya karena tumor, berarti tumornya yang harus diobati. Apakah tumor itu harus dioperasi? Belum tentu, karena ada tumor yang tidak selalu dioperasi.
Bagaimana awal mula terjadi migrain dan vertigo?
Migrain terbagi menjadi dua macam, yakni migrain aura dan migrain non aura. Migrain aura itu ketika pasien sebelum mengalami nyeri, dia akan melihat cahaya putih, atau kilatan.
Kalau migrain non aura, pasien tidak meradakan tanda-tanda akan terjadi migrain, dia tidak melihat cahaya putih, atau mendengar bunyi sesuatu. Namun, pasies sudah langsung merasakan nyeri migrain.
Penyebabnya bisa karena kelainan hormon, bisa karena pencetus pencetus tertentu, seperti stres, kurang istirahat, gangguan pembuluh darah, atau makanan tertentu.
Faktor penyebab ini menuntun ke suatu rangsangan nyeri di otak. Jadi mekanismenya,otak dan pembuluh darah kita akan mencetuskan nyeri kepala.
Sedangkan vertigo terbagi menjadi dua macam, yaitu vertigo sentral dan vertigo perifer.
Vertigo sentral berarti penyebab vertigonya dari otak, dan vertigo perifer bukan karena adanya kelainan di otak, tapi adanya permasalahan di telinga.