Berita Batu Hari Ini
Pemecahan Rekor MURI Apel Manalagi Strudel Sepanjang 780 Meter, Dibuat Seminggu
Kota Batu berhasil menorehkan prestasi berupa pemecahan rekor MURI Apel Manalagi Strudel Terpanjang dengan panjang 780 meter.
Penulis: Dya Ayu | Editor: rahadian bagus priambodo
SURYAMALANG.COM, BATU - Batu Street Food Festival (BSFF) 2023 ke-6 yang di gelar di halaman Graha Balai Kota Among Tani Kota Batu, Jumat (11/8/2023) kali ini berbeda dibanding sebelum-sebelumnya.
Pasalnya dalam BSFF kali ini, Kota Batu berhasil menorehkan prestasi berupa pemecahan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) rangkaian Apel Manalagi Strudel Terpanjang dengan panjang 780 meter.
Sebelum BSFF 2023 resmi dibuka oleh perwakilan Kementrian Pariwisata RI pada Jumat (11/8/2023) siang, sejak pagi apel manalagi strudel yang menjadi primadona atau puncak gelaran BSFF 2023, sudah dijajar rapi di dalam Graha Pancasila Kota Batu.
Setelah dihitung panjangnya oleh pihak MURI, akhirnya diputuskan apel strudel tersebut masuk dalam rekor MURI ‘Rangkaian Apel Strudel Terpanjang’.
“Ini merupakan sebuah kehormatan bagi MURI dapat hadir di BSFF ke-6 dengan suguhan karya spekatakuler yakni rangkaian apel strudel sepanjang 780 meter. Sebenarnya dari hasil pengukuran kami, ukuran panjangnya lebih dari 780 meter, namun menyesuaikan momentum Kemerdekaan Republik Indonesia, sehingga secara resmi tercatat di Museum Rekor Dunia Indonesia dengan panjang 780 meter,” kata Sri Widayati perwakilan MURI, Jumat (11/8/2023).
Penganugerahan MURI diberikan kepada BPC PHRI Kota Batu bekerjasama dengan Duta Petani Milenial Kementrian Pertanian selaku pihak yang menggagas pembuatan apel strudel terpanjang itu.
Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran (PHRI) Kota Batu, Sujud Hariadi menjelaskan, dalam proses pembuatannya, apel strudel terpanjang ini dikerjakan lebih dari 125 orang yang terdiri dari siswa SMKN 1 Batu, Tristar Culinary School Batu, siswa pelatihan Disnaker Pencaker 2022, dengan dibimbing Chef hotel se-Batu yang tergabung di Indonesian chef assiciation (ICA).
Sedangkan untuk proses pembuatannya hingga matang, memerlukan waktu selama sepekan. Hal itu mulai dari pemilihan bahan baku berupa apel manalagi yang merupakan hasil bantuan petani muda Desa Sidomulyo sebanyak 500 kilogram dan swadaya bahan-bahan seperti tepung, gula dan lain-lain dari hotel di Kota Batu yang menjadi anggota PHRI.
“Total apel manalagi yang kami olah sekitar 500 kilogram dan 780 pastry sheet. Waktu pengerjaanya sekitar satu pekan. Alasan kami memilih membuat apel strudel karena strudel itu dibuat berbasis pada produk unggulan Kota Batu yaitu apel manalagi Batu,” ujar Sujud pada Suryamalang.com.
Setelah resmi tercatat di MURI ribuan potong apel strudel yang di bungkus plastik bening itu dibagi-bagikan ke para ASN Pemkot Batu yang ada disana, undangan veteran, anak yatim piatu dan masyarakat yang datang ke Balikota Among Tani.(myu)
Jelang Nataru BNN Gelar Tes Urine Di Empat Lokasi Hiburan Malam di Kota Batu |
![]() |
---|
Hasil Tes IVA Dinkes Kota Batu Deteksi 3 Orang Suspect Kanker Serviks dan 1 Orang Tumor Serviks |
![]() |
---|
Jasa Yasa Gandeng Investor untuk Revitalisasi Hotel Songgoriti Kota Batu |
![]() |
---|
Inilah Titik Rawan Macet di Kota Batu saat Libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 |
![]() |
---|
Hotel Songgoriti Jadi Angker, Koordinator LSM Pro Desa Menilai Jasa Yasa Harus Dievaluasi |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.