Berita Malang Hari Ini
Lebih Dekat dengan Prof Rahayu Puji Suci, Guru Besar Baru Universitas Widyagama Malang
Universitas Widyagama (UWG) Malang memiliki guru besar baru yaitu Prof Rahayu Puji Suci SE MS MM yang akan dikukuhkan Sabtu (23/9/2023).
Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: Yuli A
SURYAMALANG.COM, MALANG - Universitas Widyagama (UWG) Malang memiliki guru besar baru yaitu Prof Rahayu Puji Suci SE MS MM yang akan dikukuhkan Sabtu (23/9/2023). Dosen yang akrab dipanggil Bu Poppy itu home base-nya di Pascasarjana UWG.
"Alhamdullilah, setelah berproses selama tujuh tahun, akhirnya mendapat SK sebagai guru besar bidang Ilmu Ekonomi Manajemen," ujar Poppy pada suryamalang.com di ruang kerjanya, Kamis (21/9/2023).
Dikatakan, pendorong utamanya menjadi guru besar adalah menjalankan amanat almarhum suaminya, Prof M Syafi'ie Idrus MEc PhD. Tiga bulan sebelum suaminya meninggal pada Februari 2015, ia didorong mengurus syarat menjadi profesor. Apalagi Poppy sudah lektor kepala. Pada Mei 2015, ia mulai menyusun berkas-berkas untuk persyaratannya seperti karya-karya ilmiah, pengabdian masyarakat, pengajaran dan penelitian.
Setelah itu diserahkan ke senat UWG untuk diteliti.
Pada November 2016, ia dipanggil untuk presentasj terkait berkasnya di LL Dikti Jatim. Selanjutnya ke Dikti dimana ia mendapat informasi nilainya kurang 75. Maka ia harus memenuhi regulasinya yang awalnya menulis di jurnal internasional hingga kemudian harus terindeks Scopus.
"Tekad saya, sebelum ada info SK, saya akan terus menulis artikel ilmiah ke jurnal terindeks Scopus," jelas wanita kelahiran Malang, 6 Mei 1963 ini. Dan artikel yang ditulis harus sesuai dengan bidang ilmu. Memang regulasi pengurusan gubes selalu ada perubahan tapi ia mengikutinya. Akhirnya ia mendapat SK-nya. Dengan gelar Prof ini, ia berharap bisa memberi semangat positif bagi dosen-dosen UWG. Sehingga bisa menambah jumlah guru besar di kampusnya.
Di sisi lain, ia juga bahagia bisa mewujudkan amanat suaminya. Sedang Rektor UWG Dr Agus Tugas Sudjianto ST MT merasa senang karena jumlah guru besar bertambah. "Kami memang sudah menunggu sejak 12 tahun yang lalu. Akhirnya di 2023 terkabulkan doa-doa kita," kata Rektor. Dikatakan, pengukuhan terakhir itu di UWG adalah Prof Kamto pada 1 September 2011.
"Pas 12 tahun tahun ini. Ini penantian panjang tapi jadi spirit. Sebab sosok dari Prof Rahayu Puji Suci ini adalah pribadi yang tangguh dan ulet, sabar dan beliau mau terus belajar. Karena perlu tujuh tahun untuk memperoleh ini," paparnya. Sebab ada perubahan-perubahan regulasinya. Dan akhirnya penantian tujuh tahun ini seperti pepatah bilang, lanjutnya, indah pada waktunya.
"Ini jadi penyemangat yang lain, jadi spirit dan teladan bagi lainnya. Spirit ini bisa mengantarkan dosen lain ke jenjang akademik tertinggi," jawabnya. Secara formal, Prof Rahayu adalah gubes ke empat yang dikukuhkan/dimiliki UWG. Harapannya, tahun ini ada empat guru besar baru di usia UWG ke 52 tahun. Sedang yang diusulkan ada empat lagi. Kalau diterima semua, maka akan ada delapan orang. Tiga orang selain Poppy, sudah turun SK-nya dan tinggal pengukuhan.
Dikatakan, gubes adalah capaian tertinggi dari dosen. Setelah jadi gubes, mereka tetap harus menghasilkan luaran sebagai kinerjanya. Ditambahkan Poppy, dengan adanya guru besar bidang Ilmu Ekonomi Manajemen, maka akan beriringan dengan rencana mewujudkan S3 Manajemen di UWG. Dalam orasi ilmiah di pengukuhannya, ia akan membawakan "Kreativitas dan Inovasi Berbasis Kearifan Lokal Mendorong Keunggulan Kompetitif dalam Bisnis"..
Dikatakan, daerah harus memiliki kearifan lokal untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Tujuannya agar memiliki pembeda/diferensiasi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/Universitas-Widyagama-UWG-Malang-Prof-Rahayu-Puji-Suci-SE-MS-MM.jpg)