Berita Malang Hari Ini
Mahasiswa ITN Malang Raih The Best Attacker Divisi Keamanan Siber di Gemastik 2023
Tim mahasiswa ITN Malang bernama Tim Apa Adanya meraih penghargaan The Best Attacher Divisi Keamanan Siber
Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: rahadian bagus priambodo
SURYAMALANG.COM,MALANG-Tim mahasiswa Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang bernama Tim Apa Adanya meraih penghargaan The Best Attacher Divisi Keamanan Siber di Pagelaran Mahasiswa Nasional bidang Teknologi dan Komunikasi (Gemastik 2023).
Kegiatan ini diadakan oleh Badan Pengembangan Talenta Indonesia, UPT Pusat Prestasi Nasional, Kemendibudristek pada 12-16 September 2023 di Universitas Brawijaya (UB) untuk pelaksanaan finalnya. Tim mahasiswa S1 Teknik Informatika ini terdiri dari Dimas Fariski Setyawan Putra, Agil Syahlani Wahab dan Michael Hendra Nata.
"Untuk seleksi awalnya dilakukan secara online yang diikuti 200 tim perguruan tinggi. Sedang babak finalnya di UB ada 20 tim," jelas Dimas pada wartawan di ruang humas ITN Malang, Senin (25/9/2023). Di event itu ada berbagai divisi lomba. Dikatakan, perolehan penghargaan ini karena mereka mendapat poin lebih tinggi dari penyerangnya. Teknisnya saat final, mereka diberi amplop berisi soal untuk menyerang tim lain.
Untuk menghadapi babak final ini, mereka berlatih sekitar satu bulan. "Dosen pembimbing kami sangat support," jelas mahasiswa angkatan 2019 ini. Mereka menggambarkan suasana final di ruangan sunyi. "Rasanya tegang," jawab Agil dan Michael. Padahal panitia juga membolehkan untuk makan kue. Tapi suasananya terasa tidak memungkinkan. Lama kegiatan selama lima jam.
Dijelaskan, rival mereka dari perguruan tinggi ternama seperti UB, Binus, ITS dan lainnya. Selama lomba, mereka mendapat 10 soal. "Kami baru pertama kali ikut Gemastik ini," jawab Dimas. Sebelum ikut Gemastik, mereka membuat komunitas baru Parliament of Night untuk meningkatkan kemampuan. Mereka berharap setelah diraihnya penghargaan ini, makin banyak mahasiswa ITN yang tertarik pada cyber security.
Sebab banyak job dibutuhkan. Terutama bagi mahasiswa baru yang masa belajarnya masih lama di kampus. "Anak ingin masuk TI pasti ingin jadi hacker," jawabnya. Karena itu, komunitas baru di ITN itu diharapkan bisa menjadi wadah buat berbagi kebaikan. Sebab informasi-informasi terus berkembang. "Ini nampaknya perlu dipromokan ke maba," pungkas cowok ini.
Sedang dosen pembimbing yaitu FX Ariwibisono ST MKom menjelaskan dengan perolehan penghargaan ini menjadikan banyak harapan. "Sehingga Informatika ITN lebih dikenal orang dengan prestasinya, terutama di bidang keamanan siber. Sebagai tindak lanjutnya adalah mengupayakan regenerasi apa yang menjadi cita-cita lembaga. Sehingga di tahun mendatang bisa berpaetisipasi di divisi lomba lainnya di Gemastik," jawab Ari. Dikatakan, dosen-dosen Informatika jadi bersemangat bahwa potensi mahasiswanya tidak kalah dengan PTN.
Polemik Beli LPG 3 Kg di Distributor, Pemilik Pangkalan di Kota Malang sampai Bingung |
![]() |
---|
UMKM Kota Malang Tak Peduli Harga Mahal, Yang Penting LPG 3 Kg Selalu Ada |
![]() |
---|
Polemik Beli LPG 3 Kg di Pangkalan, Warga Kota Malang: Kebijakan Jangan Bikin Repot |
![]() |
---|
Bisnis Akademi Wirausaha Mahasiswa Merdeka UB Malang, Maggot Jadi Pakan Kucing dan Busana Big Size |
![]() |
---|
Puluhan Napi di Lapas Malang Lolos Kompetensi, Diwisuda Jadi Guru Al-Quran |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.