Berita Malang Hari Ini
Pj Wali Kota Malang Kawal Langsung SAKIP Pemkot Malang
Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat memimpin Pemkot Malang dalam rapat evaluasi SAKIP bersama Kemenpan-RB, di Surabaya, Selasa (26/9/2023).
Penulis: Benni Indo | Editor: rahadian bagus priambodo
SURYAMALANG.COM, MALANG - Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat memimpin Pemkot Malang dalam rapat evaluasi SAKIP bersama Kemenpan-RB, di Surabaya, Selasa (26/9/2023). Wahyu memaparkan secara langsung SAKIP 2023 Pemerintah Kota Malang di hadapan para evaluator yang diketuai Budi Prawira, Asisten Deputi Koordinasi Pelaksanaan Kebijakan dan Evaluasi Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan II, Kemen PAN RB RI.
Didampingi secara langsung oleh Sekda Kota Malang, Erik Setyo Santoso beserta jajaran Asisten, Staf Ahli dan Pimpinan Perangkat Daerah; Wahyu Hidayat menegaskan komitmen Pemkot Malang dalam menuntaskan mandat Pemerintah Pusat yang juga tertuang dalam Reformasi Birokrasi (RB) Tematik, meliputi pengentasan kemiskinan ekstrim, stunting, inflasi, peningkatan investasi dan pelayanan publik.
Sementara itu, Asdep Budi Prawira menginformasikan bahwa evaluasi SAKIP Kota/kabupaten di 2023 difokuskan pada tema pengentasan kemiskinan. Menyikapi hal tersebut, Pj Walikota Malang mengutarakan Kota Malang memiliki potensi kuat untuk langkah-langkah penguatan pertumbuhan ekonomi yang diharapkan mampu memberi efek luas bagi pengentasan kemiskinan, yakni kekuatan ekonomi kreatif.
"Ini juga bagian yang dipesankan Bu Gubernur Jawa Timur saat kami dilantik. Tentu terus dilakukan penguatan bantalan sosial karena kemiskinan di Kota Malang relatif pada kerak serta peningkatan derajat kualitas kesehatan warga, “ujar Wahyu.
BPS Kota Malang menyebutkan, jumlah penduduk miskin pada Maret 2022 mencapai 38,56 ribu jiwa. Persentase penduduk miskin pada bulan yang sama mencapai 4,37 persen.
Jumlah tersebut mengalami penurunan di bulan yang sama pada 2021. Persentase penduduk miskin di Kota Malang mencapai 4,62 persen pada bulan Maret 2021.
Data lain menyebut, garis kemiskinan di Kota Malang pada Maret 2022 sebesar Rp. 609.612, per kapita per bulan, bertambah sebesar Rp.39.374,per kapita per bulan atau meningkat sebesar 6,90 persen bila dibandingkan kondisi pada Maret 2021 yang sebesar Rp. 507.238.
Secara umum pada periode Maret 2009 – Maret 2022, tingkat kemiskinan di Kota Malang mengalami penurunan, perkecualian pada Maret 2020 – Maret 2021. Kenaikan persentase penduduk miskin pada periode ini dipicu oleh kenaikan harga barang kebutuhan pokok sebagai akibat dari kenaikan harga bahan bakar minyak. (Benni Indo/ADV)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/pj-wali-kota-malang-wahyu-hidayat-memimpin-pemkot-malang-dalam-rapat-evaluasi-sakip.jpg)