Berita Viral

Viral Bocah SD Dipukuli Wali Murid Hingga Pingsan Saat Masih di Kelas, Guru Tak Kuasa Menghalangi

Viral kabar bocah SD dipukuli wali murid hingga pingsan menjadi sorotan. Dilakukan saat sang bocah masih di dalam kelas tengah belajar bersama guru.

Penulis: Frida Anjani | Editor: Dyan Rekohadi
Instagram
Viral Bocah SD Dipukuli Wali Murid Hingga Pingsan Saat Masih di Kelas, Guru Tak Kuasa Menghalangi 

SURYAMALANG.COM - Viral kabar bocah SD dipukuli wali murid hingga pingsan menjadi sorotan. 

Mirisnya wali murid yang menjadi pelaku penganiayaan itu melakukan aksinya saat snag bocah masih berada di ruang kelas. 

Guru yang berada di ruangan itu sampai tak kuasa menghalangi wali murid yang melakukan tindakan penganiayaan kepada bocah SD tersebut.

Kejaddian bocah SD dipukuli wali murid hingga pingsan ini terjadi di Kendari

Akibatnya sang bocah SD harus dilarikan ke rumah sakit lantaran kepala korban dibenturkan tembok dengan kerasnya.

Setelah beberapa hari mengeluh sakit kepala, dari mulut korban keluar darah.

Insiden penganiayaan tersebut terjadi di Sekolah Dasar Negeri atau SDN 27 Kendari, pada Jumat (3/11/2023).

Karena kejadian itu, murid SD berinisial A harus dirawat di rumah sakit karena mengalami pendarahan.

Orangtua korban bernama Ningsi mengatakan kejadian tersebut, berawal saat sang anak sedang bermain dengan anak terduga pelaku.

Hanya saja, saat bermain anak terduga pelaku terdorong dan jatuh.

Kondisi siswa SD dihajar wali murid di Kendari
Kondisi siswa SD dihajar wali murid di Kendari (Tribunnews)

Baca juga: Kronologi Dua Lansia Kakak Beradik Meninggal Dunia dalam Kebakaran di Kertajaya Indah Timur Surabaya

Baca juga: Viral 2 Bayi Dalam Stroller Ada di Bagasi Mobil Tanpa Pintu Terjadi di Solo, Pengemudi Dapat Kecaman

Lalu, anak terduga pelaku bangun dan memukul dada korban, karena tak terima korban mendorong anak terduga pelaku hingga jatuh.

Kejadian tersebut sempat didamaikan oleh guru yang berada di sekolah. Mereka juga sudah saling memaafkan.

"Kan itu hari kejadiannya pas jam istirahat," tutur Ningsi.

Akan tetapi, saat jam pelajaran dimulai tiba-tiba terduga pelaku langsung masuk ke dalam kelas dan mencari korban A.

Guru yang masih berada dalam kelas kemudian sempat menghalau orangtua siswa tersebut untuk tidak melakukan penganiayaan kepada A.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved