Kamis, 23 April 2026

Berita Bangkalan Hari Ini

Kompolnas ke Mapolres Bangkalan, Awasi Kasus Pria Ditembak di Arena Sabung Ayam

#BANGKALAN - Seorang pria berinisial M (50), warga Desa Dabung Kecamatan Geger tersungkur dan tewas dengan dua luka tembak di bagian punggung.

Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Yuli A
ahmad faisol
Ketua Harian Kompolnas Irjen Pol (Purn) Dr Benny Josua Mamoto (kemeja batik cokelat) menggelar supervisi di Aula Wicaksana Laghawa Polres Bangkalan, Senin (20/11/2023) terkait pembunuhan di arena sabung ayam, Desa Lantek Barat, Kecamatan Galis 12 Oktober 2022 yang belum terungkap 

SURYAMALANG.COM, BANGKALAN – Tim Komisi Polisi Nasional (Kompolnas) ke markas Polres Bangkalan untuk mengawasi tragedi pembunuhan di arena sabung ayam, Desa Lantek Barat Kecamatan Galis pada 12 Oktober 2022 silam.

Seorang pria berinisial M (50), warga Desa Dabung Kecamatan Geger tersungkur dan tewas dengan dua luka tembak di bagian punggung sekitar pukul 16.00 WIB.

Kegiatan supervisi atau pengawasan, pemeriksaan itu dipimpin Ketua Harian Kompolnas, Irjen Pol (Purn) Dr Benny Josua Mamoto di Aula Wicaksana Laghawa Polres Bangkalan, Senin (20/11/2023). Selain Kapolres Bangkalan, AKBP Febri Isman Jaya dan Kasat Reskrim AKP Heru Cahyo, kesempatan tersebut juga dihadiri pihak keluarga korban serta kuasa hukum dari korban.

 

Benny mengungkapkan, kehadiran Kompolnas ke Polres Bangkalan sebagai upaya mendengar secara langsung paparan dari tim penyidik sejauh mana kemajuan perkara tersebut dan apa saja yang menjadi kendalanya.

 

“Kami dariKkompolnas berkunjung ke Polres Bangkalan dalam rangka melakukan supervisi, Karena beberapa waktu yang lalu perwakilan dari masyarakat Madura ke Jakarta meminta audiensi ke Kompolnas, menyampaikan agar kasus penembakan yang terjadi segera diungkap,” ungkap Benny di hadapan insan jurnalis menjelang petang.

 

Seperti diberitakan, M tewas di lokasi kejadian dengan posisi tubuh telungkup sekitar pukul 16.00 WIB.

Itu setelah dua tembakan menembus punggung hingga proyektil bersarang di kepalanya.

Kala itu, korban mengenakan kemeja biru dipadu celana pendek berwarna abu-abu. Tampak bercak darah di bagian punggung.

“Tadi kami sudah menerima paparan yang komprehensif (tentang) apa-apa yang sudah dilakukan dan apa-apa yang sedang dan akan dilakukan. Jadi kami mendukung penyelidikan ini agar menggunakan juga pendekatan secara scientific crime, karena itu penting,” jelas Benny didampingi Kapolres Bangkalan, AKBP Febri Isman Jaya

Ia menambahkan, pihaknya memang sengaja meminta agar pihak kuasa hukum dan keluarga korban juga dihadirkan sebagai wujud transparansi. Dengan harapan, pihak keluarga korban bisa mengetahui sejauh mana perkembangannya dan apa saja yang sudah dilakukan.

Benny juga meminta kepada pihak keluarga apabila mendapatkan informasi, masukan dari masyarakat, termasuk rekaman-rekaman video agar bisa dikirim ke penyidik Satreskrim Polres Bangkalan karena itu sangat membantu dalam proses penyelidikan.

“Hasil diskusi tadi sangat produktif dan kami optimis, Pak Kapolres baru, Pak Kasat baru semangatnya baru. Ini akan bisa menyelesaikan kasus ini dengan baik. Kami juga mengapresiasi upaya yang telah dilakukan sebelumnya,” pungkas Benny.

Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved