Berita Viral

Derita Salsa Siswi Rawat Nenek dan 2 Paman Lumpuh, Bingung Gapai Cita-cita: Siapa yang Urus Mereka?

Derita Salsa siswi rawat nenek dan 2 paman lumpuh, bingung gapai cita-cita: siapa yang urus mereka?

Penulis: Sarah Elnyora | Editor: Dyan Rekohadi
TikTok @ceritaharuhariini
Salsa siswi di Purworejo. Derita Salsa siswi rawat nenek dan 2 paman lumpuh, bingung gapai cita-cita: siapa yang urus mereka? 

SURYAMALANG.COM, - Derita Salsa siswi rawat nenek dan dua paman yang lumpuh tercurah setelah kisahnya viral. 

Gadis bernama lengkap Salsabila Putri Auliya itu harus menanggung beban yang begitu berat di umurnya yang masih 16 tahun. 

Salsa bahkan bingung menggapai cita-citanya sebab siapa yang nanti akan mengurus nenek dan kedua  pamannya. 

Kisah Salsa di Purworejo yang masih duduk di bangku SMK kelas XII ini viral setelah dibagikan oleh akun TikTok @ceritaharuhariini.

Sampai berita ini tayang, video mengenai Salsa sudah ditonton 18,1 juta kali dan disukai 1,7 juta netizen. 

Salsa merupakan siswi SMKN 8 Purworejo yang jadi tulang punggung keluarga sekaligus mengurus diri sendiri dan merawat keluarganya yang sakit. 

Menurut Salsa, neneknya menderita distonia semacam gangguan gerakan ketika otot-otot berkontraksi tanpa sadar, menyebabkan gerakan berulang atau memutar.

Sedangkan kedua pamannya mengalami lumpuh. 

Mengenai riwayat orang tua, Salsa menyebut ibunya sudah meninggal sejak ia berumur 2,5 tahun.

Sedangkan ayahnya menghilang sejak Salsa lahir dan sejak kecil Ia diasuh oleh neneknya yang saat ini sudah berumur 70 tahun.

"Saya belum pernah bertemu dengan ayah," ucap Salsa saat ditemui di sekolahnya pada hari Kamis (23/11/2023).

Salsa siswi SMK tanpa orang tua rawat nenek dan dua paman lumpuh
Salsa siswi SMK tanpa orang tua rawat nenek dan dua paman lumpuh (TikTok @ceritaharuhariini)

Akibat kesulitan ekonomi, Salsa sering puasa untuk menekan pengeluaran.

Bahkan tak jarang, Salsa sampai pingsan di sekolah sebab belum sarapan.

"Kadang ya hutang di tukang sayur, kadang jual mangga. Kebetulan mangga di rumah baru saja berbuah" kata Salsa.

Perihal cita-cita, Salsa pun bingung meski Ia hanya ingin segera bekerja setelah lulus dari bangku SMK.

"Tapi masih bingung, kalau nanti kerjanya jauh siapa yang mengurus keluarga saya," kata Salsa.

Salsa siswi SMK tanpa orang tua rawat nenek dan dua paman lumpuh 1
Salsa siswi SMK tanpa orang tua rawat nenek dan dua paman lumpuh 1 (TikTok @ceritaharuhariini)

Setiap pagi sebelum berangkat sekolah, Salsa selalu menyiapkan makanan untuk orang-orang di rumah.
 
Setelah menyiapkan makanan, baru kemudian Salsa berangkat sekolah sambil membawa dagangan yang dijual di sekolah dan dititipkan di warung.

Jarak dari rumah Salsa yang terletak di Desa Tegal Kuning, Kecamatan Banyuurip ke sekolah sekitar 3 kilometer.

Setidaknya ada 10-20 bungkus aneka ragam jajanan yang dititipkan Salsa ke warung-warung.

"Ada keripik pare, sosis, kripik pisang, dan rengginang. Biasanya saya titipkan ke Yayasan juga," kata Salsa.

Baca juga: Viral Mobil Jazz Terparkir Setahun di Pinggir Jalan Terungkap Pemiliknya, Bukan Sosok Sembarangan

Artikel Kompas.com 'Kisah Siswi SMK Jadi Tulang Punggung Keluarga demi Rawat 2 Paman Lumpuh'.

Salsa siswi SMK tanpa orang tua rawat nenek dan dua paman lumpuh tulang punggung keluarga
Salsa siswi SMK tanpa orang tua rawat nenek dan dua paman lumpuh tulang punggung keluarga (TikTok @ceritaharuhariini)

Salsa mengaku sudah membawa dagangan ke sekolah sejak masih SMP.

Saat itu, gadis murah senyum ini sempat berjualan nasi bungkus yang dijual Rp 3.000.

Dulu saat neneknya masih sehat dan kuat, nenek Salsa juga berjualan keliling bahkan mengitari sawah.

Menurut Salsa, neneknya berjualan jajan untuk para petani di sawah dan dibayar dengan padi.

Situasi semakin rumit ketika neneknya yang sudah renta menderita penyakit jantung dan gangguan saraf.

Kini hanya Salsa yang jadi tulang punggung untuk menghidupi empat orang, termasuk dirinya.

"Sekarang nenek sudah tidak bisa jualan lagi, sudah tua. Saya belajar banyak dari nenek," kata Salsa.

Esti Yuwanti Guru BK SMKN 8 Purworejo membenarkan Salsa sering berpuasa dan beberapa kali sempat pingsan di sekolah akibat belum sarapan.

Di mata Esti, Salsa merupakan siswa periang dan cukup bersaing dalam kemampuannya dalam belajar.

"Dia itu tambah gede tambah bertanggungjawab, dia juga merawat adek sepupunya di rumah," kata Esti.

Setelah viral, Salsa kini telah didaftarkan oleh Yayasan Embun Surga Purworejo dalam platform Kitabisa.com.

Update berita terbaru di Google News SURYAMALANG.com 

(Kompas.com|Bayu Apriliano)

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved