Berita Malang Hari Ini
Pendaftar KPPS di Malang Raya Sepi Peminat, KPU Akan Rekrut Guru
Pendaftaran anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Malang Raya sepi peminat.
SURYAMALANG.COM, MALANG - Pendaftaran anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Malang Raya sepi peminat.
Bahkan KPU belum memenuhi target untuk memenuhi kebutuhan KPPS dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.
KPU se-Malang Raya butuh sekitar 75.768 orang KPPS dalam Pemilu 2024. Perinciannya, KPU Kabupaten Malang butuh 54.327 orang, KPU KOta Malang butuh 17.164 orang, dan KPU KOta Batu butuh 4.277 orang.
Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, KPU membuka pendaftaran anggota KPPS sejak 11 Desember sampai 20 Desember 2023. Namun sampai Senin (18/12), pendaftar penyelenggara Pemilu 2024 di Kabupaten Malang baru sebanyak 30.905 orang. Jadi, KPU harus menerima 23.422 pendaftar KPPS sampai malam hari ini.
Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia KPU Kabupaten Malang, Marhaendra Pramudya Mahardika belum tahu penyebab pendaftar KPPS belum memenuhi target.
Dika mendapat kabar bahwa banyak pendaftar yang keberatan untuk mencari surat keterangan sehat yang menjadi syarat untuk mendaftar KPPS. "Ada yang menyampaikan seperti itu," kata Dika kepada SURYAMALANG.COM, Selasa (19/12).
KPU tidak akan memperpanjang masa pendaftaran meskipun jumlah pendaftar tidak memenuhi target sampai masa pendaftaran berakhir. KPU memiliki mekanisme lain untuk memenuhi kebutuhan tersebut, yaitu melalui penunjukkan.
Dalam penunjukkan ini, Panitia Pemungutan Suara (PPS) dapat menunjuk masyarakat di wilayah kerja KPPS yang memenuhi syarat untuk menjadi KPPS.
"Bila PPS tidak dapat menunjuk karena tidak ada masyarakat yang memenuhi syarat, maka kami bisa kerja sama dengan lembaga," sambungnya.
Ada beberapa lembaga yang dapat bergabung untuk menjadi anggota KPPS, seperti lembaga pendidikan, lembaga profesi, lembaga swadaya masyarakat, komunitas peduli Pemilu dan demokrasi, atau tenaga pendidik. Setiap anggota KPPS akan mendapat gaji sebesar Rp 1.100.000. Gaji ini lebih besar dari Pemilu 2019 yang sebesar Rp 500.000.
KPU Kota Batu juga kesulitan mencari peminat menjadi anggota KPPS. KPU Kota Batu baru menerima pendaftar KPPS sebanyak 3.044 orang, yang terdiri dari 1.765 pendaftar laki-laki dan 1.279 pendaftar perempuan.
Jumlah pendaftar itu masih jauh dari kebutuhan anggota KPPS. Dalam Pemilu 2024 nanti, KPU butuh tujuh anggota KPPS di setiap TPS. Karena di Kota Batu ada 611 TPS, berarti KPU butuh 4.277 orang.
"Jadi, kami masih kurang sebanyak 1.233 orang," kata Marlina, Komisioner KPU Kota Batu Divisi SDM Sosialisasi dan Partisipasi Masyarakat.
Rekrut Guru
KPU Kota Malang juga kesulitan merekrut anggota KPPS. KPU butuh 17.164 orang KPPS untuk memenuhi kebutuhan Pemilu 2024 di Kota Malang. Tapi sampai Kamis (14/12) lalu, baru 1.334 orang yang mendaftar menjadi KPPS.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/Panitia-Pemungutan-Suara-PPS-perekrutan-Kelompok-Penyelenggara-KPPS-di-Kota-Malang.jpg)