Berita Malang Hari Ini
Wali Kota Malang Resmikan Palang Pintu Perlintasan Kereta Api di Jalan Pulosari, Kelurahan Purwodadi
Nanti tahun 2024, akan kita tuntaskan semua perlintasan kereta api agar berpalang. Tahun depan sisanya ada dua.
Penulis: Benni Indo | Editor: Yuli A
Nanti tahun 2024, akan kita tuntaskan semua perlintasan kereta api agar berpalang. Tahun depan sisanya ada dua, berarti secara keseluruhan berjumlah 11 perlintasan kereta api sudah kita selesaikan. Mudah-mudahan tidak ada kejadian yang tidak kita inginkan.
SURYAMALANG.COM, MALANG - Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, meresmikan palang pintu perlintasan sebidang Kereta Api dan Pos Jaga di jalur perlintasan langsung 61 di Jalan Pulosari, Kelurahan Purwodadi Kecamatan Blimbing, Kota Malang.
Wahyu menyatakan, meskipun sekadar palang pintu, namun itu adalah wujud komitmen Pemkot Malang memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat serta menjaga keselamatan warga.
"Ini sebagai bentuk tanggung jawab dari Pemerintah Kota Malang yang untuk mewujudkan keselamatan dan keamanan pengguna jalan, terutama yang di sekitar perlintasan kereta api. Terealisasinya palang pintu ini sebagai salah satu perhatian Pemkot Malang melalui Dishub bersama stakeholder termasuk Polresta dan PT KAI," urai Wahyu.
Sejauh ini, beluma da laporan kecelakaan di palang pintu penyebarangan perlintasa kereta. Meski begitu, Wahyu meminta agar keselamatan pengguna jalan maupun masyarakat tetap diutamakan. Terlebih volume pengguna jalan yang melewati jalur perlintasan kereta api cukup tinggi belakangan ini karena masa liburan.
"Meskipun tahun 2023 zero accident di perlintasan kereta, tapi kami tetap mengutamakan keselamatan warga. Di Kota Malang pada 2023 ini sudah mewujudkan empat perlintasan kereta api yang diselesaikan sampai dengan bulan Desember 2023 ini," terang Wahyu.
Bersamaan dengan peresmian ini, juga telah terpasang palang pintu perlintasan sebidang kereta api di Jl. Pulosari II, Jl. Gadang gang IV, dan Jl. Satsui Tubun. Dengan demikian tersisa dua perlintasan kereta api di Kota Malang yang belum terpasang palang.
"Nanti tahun 2024, akan kita tuntaskan semua perlintasan kereta api agar berpalang. Tahun depan sisanya ada dua, berarti secara keseluruhan berjumlah 11 perlintasan kereta api sudah kita selesaikan. Mudah-mudahan tidak ada kejadian yang tidak kita inginkan," urai Wahyu.
Kepala Bidang Angkutan Dishub Kota Malang Minto Raharjo beberapa waktu lalu menjelaskan, pihaknya mencatat sudah ada pemasangan fasilitas keamanan di empat titik perlintasan. Empat titik tersebut terdiri atas Jalur Perlintasan Langsung (JPL) 61 di Jalan Pulosari I (Kelurahan Purwodadi).
Selain itu, JPL 62 di Jalan Plaosan Barat (Kelurahan Purwodadi), JPL 79 di Jalan Janti Selatan atau Jalan Gadang Gang IV (Kelurahan Gadang), serta JPL 81 di Jalan Satsui Tubun I (Kelurahan Kebonsari).
Kemudian, ada tiga JPL yang ditutup, yakni JPL 75 di Gang Lonceng (Kelurahan Kebalen), JPL 76 di Jalan Laksamana Martadinata (Kelurahan Kotalama), dan JPL 77 di Jalan Laksamana Martadinata Gang I (Kelurahan Kotalama). Khusus pada JPL 75, warga tetap ingin dibuka dan dijaga secara swadaya. Peresmian kali ini menambah jumlah perlintasan dengan palang pintu keselamatan.
Polemik Beli LPG 3 Kg di Distributor, Pemilik Pangkalan di Kota Malang sampai Bingung |
![]() |
---|
UMKM Kota Malang Tak Peduli Harga Mahal, Yang Penting LPG 3 Kg Selalu Ada |
![]() |
---|
Polemik Beli LPG 3 Kg di Pangkalan, Warga Kota Malang: Kebijakan Jangan Bikin Repot |
![]() |
---|
Bisnis Akademi Wirausaha Mahasiswa Merdeka UB Malang, Maggot Jadi Pakan Kucing dan Busana Big Size |
![]() |
---|
Puluhan Napi di Lapas Malang Lolos Kompetensi, Diwisuda Jadi Guru Al-Quran |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.