Berita Viral

Respon Pemilik PO Haryanto, Busnya Viral Dituduh Tabrak Lari, Anak Kecil Nangis Lihat Ibunya Pingsan

Respon pemilik PO Haryanto, busnya viral dituduh tabrak lari mobil Pajero, anak kecil nangis lihat ibunya pingsan.

Penulis: Sarah Elnyora | Editor: Dyan Rekohadi
TribunMuria.com/Rifqi Gozali/TikTok @atra_atra6/Instagram @haryantomania_ig
Haji Haryanto (kanan), kondisi PO Haryanto (atas kiri) dan mobil Pajero (bawah kiri). Respon pemilik PO Haryanto, busnya viral dituduh tabrak lari mobil Pajero, anak kecil nangis lihat ibunya pingsan 

SURYAMALANG.COM, - Respon pemilik PO Haryanto mencuat setelah busnya viral dituduh tabrak lari di Tol Batang Jawa Tengah, Minggu (24/12/2023). 

Dalam kecelakaan tersebut, PO Haryanto dianggap melakukan tabrak lari oleh korban pengemudi mobil Pajero yang saat kejadian sempat pingsan. 

Korban kemudian menviralkan peristiwa itu sebab merasa tidak mendapat respon dari PO Haryanto setelah kecelakaan. 

Perempuan pengemudi Pajero mengaku saat kecelakaan sedang berkendara bersama anaknya yang masih kecil. 

Menanggapi tuduhan tabrak lari, pemilik PO Haryanto yakni Haji Haryanto menegaskan pihaknya tidak kabur dan siap menyelesaikan masalah ini.

“Orang-orang saya (sopir dan perwakilan PO Haryanto) datang membesuk (korban)" kata Haji Haryanto ditemui Tribunmuria.com (grup Suryamalang) di Garasi PO Haryanto di Ngembal Kulon Kudus, Jumat (5/1/2024).

"Kan kecelakaan tidak bisa langsung selesai hari itu. Selesaikan dulu di kantor polisi, kan ada penyidiknya" imbuhnya. 

"Dan kami tidak bisa sepihak harus ganti, apalagi minta gantinya berlebih-lebihan, kan negara kami negara hukum,” jelas Haji Haryanto. 

Baca juga: Teriakan Histeris Korban Tabrakan KA Turangga Vs KA Komuter Bandung Raya, Evakuasi Masinis Dilakukan

Artikel Tribunmuria.com 'Viral Curhat Perempuan Pengemudi Korban DItabrak Bus PO Haryanto'.

Haji Haryanto, pemilik PO Haryanto Kudus
Haji Haryanto, pemilik PO Haryanto Kudus (TribunMuria.com/Rifqi Gozali)

Haji Haryanto melanjutkan dalam kejadian tersebut sopirnya tidak melarikan diri.

Sopir yang mengemudikan bus Haryanto menabrak Pajero dari belakang saat di tol memang tidak berhenti seketika karena di jalan tol.
 
Bus mencari tempat aman untuk berhenti sekitar 100 meter dari lokasi kecelakaan.

“Kami amankan penumpang, evakuasi supaya tidak ada korban lain,” kata Haryanto.

Haryanto bahkan mengancam pihaknya bisa menuntut balik atas tuduhan pihaknya lari dari tanggung jawab. 

Pasalnya setelah kejadian PO Haryanto telah menjenguk korban di rumah sakit.

Untuk menyelesaikan masalah ini proses mediasi dengan pihak korban berlangsung di Polres Batang.

“Hari ini kami ada pertemuan (mediasi). Kami sudah bertemu dengan pihak korban" kata Haji Haryanto. 

"Mungkin mintanya berlebihan, ya selesaikan saja di kantor polisi. Kita ada hukum. Urusan kendaraan rusak kan ada bengkelnya,” imbuhnya.

Sementara perwakilan dari manajemen PO Haryanto Muhammad Syafiq mengatakan, kejadian tersebut sudah ditangani oleh pihak kepolisian.

Pihaknya tetap akan bertanggung jawab. Selepas kecelakaan pihaknya telah mengutus karyawan untuk mengurusi kecelakaan tersebut.

“Adanya permintaan ganti rugi Rp1 miliar saja tidak mau, kami memutuskan untuk tetap bertanggung jawab" tegas Haji Haryanto. 

"Kami negosiasi yang mana ada kesepakatan terbaik yang tidak merugikan korban dan tidak memberatkan kami juga,” kata Syafiq.

Syafiq melanjutkan, akibat kejadian kecelakaan tersebut kondisi bus ringsek di bagian depan sehingga bus tidak mungkin bisa berjalan jauh.

Baca juga: Dampak Kecelakaan KA Turangga di Bandung,Bakal Ada Keterlambatan Jadwal Kedatangan KA ke Jatim

Artikel Kompas.com 'Viral, Curhat Korban Pengemudi Pajero Sport Ditabrak Bus PO Haryanto'.

Kondisi bus PO Haryanto setelah mengalami kecelakaan
Kondisi bus PO Haryanto setelah mengalami kecelakaan (Instagram @haryantomania_ig)

Sedangkan untuk sopir dan penumpang dalam keadaan baik.

“Itu bus Jakarta-Cepu. Saat kejadian ful penumpang karena waktu liburan,” kata Syafiq.

Adanya kabar di media sosial perihal PO Haryanto mengutus orang berbadan besar untuk menemui korban, hal itu dipastikan tidak benar.

Menurut Syafiq, pihaknya memang mengutus karyawan untuk menemui korban saat dirawat di rumah sakit tapi berbadan kurus dan bukan untuk melakukan intimidasi. 

Kedatangannya karyawan itu, kata Syafiq sebagai bentuk iktikad baik sekaligus permohonan maaf atas kejadian tersebut.

“Kami dari PO Haryanto itu memang mengirimkan petugas kami namanya Mas Sus kebetulan bertugas di rumah makan Gringsing karena posisi terdekat dengan lokasi dan rumah sakit" jelas Syafiq. 

"Mas Sus orangnya kecil. Tujuannya kami menjenguk itikad baik kami minta maaf dan untuk mediasi awal mau bagaimana seperti itu,” imbuh Syafiq. 

Dalam kecelakaan tersebut tidak ada korban jiwa, namun seorang penumpang Pajero mengalami luka dan patah tulang.

Kronologi Menurut Korban

Melalui akun TikTok @atra_atra6, korban menceritakan kronologi kecelakaan tersebut.

Korban bercerita, saat melaju di Tol Batang, mobil Pajero miliknya sedang melintas pelan di jalur lambat.

Akan tetapi bus dengan kecepatan tinggi langsung menghantam dari belakang.

'Sebuah bus ugal-ugalan dengan kekuatannya menghantam dari belakang' tulis korban di TikTok-nya Kamis (4/1/24).

Baca juga: UPDATE Korban Tabrakan Adu Banteng KA Turangga Vs KA Komuter Bandung Raya, 3 Orang Tewas

Artikel TribunJakarta.com 'PO Haryanto Bantah Lakukan Tabrak Lari, Sopir  Evakuasi Penumpang'.

Kondisi mobil Pajero setelah ditabrak bus PO Haryanto
Kondisi mobil Pajero setelah ditabrak bus PO Haryanto (TikTok @atra_atra6)

Saat itu korban berada di dalam mobil bersama dengan anaknya yang masih kecil.

Korban mengaku sempat tak sadarkan diri sedangkan anaknya menangis ketakutan melihat orangtuanya tak sadar.

'Bus pergi begitu saja meninggalkan saya dan anak kecilku yang menangis sendirian ketakutan melihat orangtuanya tak sadarkan diri di tempat' lanjut korban. 

'Dari luka mobil saja terlihat mobil bagian depan dalam keadaan baik jelas ditabrak brutal sepihak oleh sebuah kendaraan sangat besar yaitu BUS PO HARYANTO' tambah korban.

Korban mengalami patah tulang di pinggul dan juga kaki akibat kecelakaan ini hingga membuatnya tak mampu berjalan.

Korban menyebut sudah berusaha menghubungi pihak PO Haryanto tetapi saat cerita itu dinaikan di TikTok belum ada respon.

Hal itulah yang akhirnya membuat korban mengunggah kasus kecelakaan itu ke media sosial.

'Tidak ada etikat baik untuk bertanggung jawab. Dia bilang tanggung jawab/santunan biasanya diberikan 'jika korbannya meninggal dunia',' lanjut korban. 

'Memang kami masih diberikan kehidupan, tapi patah tulang di pinggur & kaki menjadi 3 bagian, membuat saya tidak mampu berjalan' imbuh korban lagi. 

'Saya berusaha menghubungi Anda, dan Anda tidak ada respon sama sekali' tegas korban.

Akibat tabrakan tersebut bodi belakang Pajero Sport mengalami ringsek.

Sementara kaca dan bemper depan bus mengalami kerusakan serius. 

Kejadian ini membuat pengguna media sosial terbagi menjadi dua kubu, ada yang membela PO Haryanto namun ada pula yang membela pengendara Pajero.

Sampai berita ini tayang video yang diunggah korban di akun TikTok-nya sudah ditonton 2,2 juta kali dan mendapat 3991 komentar. 

Update berita terbaru di Google News SURYAMALANG.com 

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved