Sabtu, 2 Mei 2026

Beda Survei Elektabilitas Capres dari Media Luar Negeri Vs Indonesia, Angka Prabowo-Gibran Tinggi

Beda survei elektabilitas Capres dari media luar negeri Vs Indonesia, angka Prabowo-Gibran melonjak tinggi.

Tayang:
Penulis: Sarah Elnyora | Editor: Eko Darmoko
Instagram @ganjar_pranowo/@prabowo/@aniesbaswedan
Ganjar Pranowo (kiri), Prabowo Subianto (tengah), Anies Baswedan (kanan). Beda survei elektabilitas Capres dari media luar negeri dan Indonesia, angka Prabowo-Gibran tinggi 

SURYAMALANG.COM, - Intip beda survei elektabilitas Capres dari media luar negeri Vs lembaga survei di Indonesia. 

Dari hasil survei elektabilitas Capres menurut media luar negeri, angka Prabowo-Gibran melonjak tinggi bahkan jauh dari para lawannya. 

Sedangkan survei elektabilitas Capres menurut lembaga Indonesia, Prabowo-Gibran tetap unggul, namun angkanya tidak lebih dari 50 persen. 

Salah satu media luar yang merilis hasil survei elektabilitas Capres dan Cawapres jelang Pilpres 2024 itu adalah The Economist

The Economist merupakan media asal Inggris yang turut menyoroti masa Pilpres 2024 di Indonesia.

Berikut survei elektabilitas capres menurut The Economist:

Pada Rabu (24/1/2024) The Economits merilis hasil survei dengan tajuk 'Who will be the next president of Indonesia'.

Hasil survei dari The Economist sedikit berbeda dengan hasil survei di Indonesia.

Dari diagram yang mereka tunjukkan, elektabilitas Prabowo Subianto terus melonjak sejak Oktober 2023 hingga Januari 2024.

Bahkan menurut The Economist, angka yang diperoleh Prabowo telah melebihi 50 persen.

“Prabowo 50 persen, Ganjar 23 persen, dan Anies 21 persen, meski terdapat penurunan suara antara periode September hingga Oktober 2023, namun elektabilitas Prabowo terus mengalami kenaikan pada 31 Oktober 2023 hingga Januari 2024,” tulis The Economist, melansir Tribunnews.

Baca juga: Fakta-fakta Elo Lulusan UB Salami Rektor Pakai Kaki, MC Kongres Internasional Kerja di NGO Australia

Artikel Tribunnews.com 'Prabowo Unggul 50 persen, Ini Hasil Survei Capres oleh Media Asing'.

Diagram survei The Economist yang dirilis, Rabu 24 Januari 2024
Diagram survei The Economist yang dirilis, Rabu 24 Januari 2024 (Via Tribunnews)

Hasil ini berbeda dengan survei di Indonesia yang menujukkan Prabowo memang unggul namun angkanya masih di bawah 50 persen.

The Economist juga menggambarkan sosok Prabowo yang jika terpilih sebagai Presiden Indonesia akan meneruskan program Presiden Joko Widodo (Jokowi).
 
“Prabowo tidak hanya menganut paham ‘Jokowinomics’ yaitu pembangunan berbasis infrastruktur, tetapi juga menggandeng putra Jokowi yang berusia 36 tahun, Gibran Rakabuming Raka sebagai pasangannya,” tulis The Economist.

Berikut survei elektabilitas Capres menurut beberapa lembaga di Indonesia:

Sumber: SuryaMalang
Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved