Kisah Cinta Titiek Soeharto dan Prabowo Subianto Hingga Berpisah, Mungkinkah Bakal Jadi Ibu Negara?
Beginilah kisah cinta Titiek Soeharto dan Prabowo Subianto mulai dari menikah hingga akhirnya berpisah. Mungkinkah jadi Ibu Negara dampingi Prabowo?
Penulis: Frida Anjani | Editor: Eko Darmoko
SURYAMALANG.COM - Beginilah kisah cinta Titiek Soeharto dan Prabowo Subianto mulai dari menikah hingga akhirnya berpisah.
Banyak netizen yang bertanya-tanya, jika Prabowo Subianto menjadi presiden, mungkinkah keduanya menikah lagi?
Akankah Titiek Soeharto menjadi ibu negara?
Apalagi melihat hasil sementara Quick Count menunjukkan Prabowo-Gibran unggul.
Lantas, bagaimanakah kisah cinta Titiek Soeharto dan Prabowo Subianto?
Melansir dari Kompas.com, hubungan Prabowo Subianto dan Titiek Soeharto berawal dari sebuah perkenalan.
Titiek Soeharto merupakan murid dari Sumitro Djojohadikusumo, ayah Prabowo Subianto.
Dari pertemuan inilah akhirnya Prabowo dan Titiek Soeharto menjalani sebuah hubungan romantis.
Mengetahui sang putra berpacaran dengan Titiek Soeharto, Sumitro berpesan kepada anaknya untuk serius dalam menjalani hubungannya.
Pada akhirnya, Prabowo Subianto dan Titiek Soeharto menikah pada Mei 1983.

Baca juga: Prabowo-Gibran Menang di Jawa Timur, Partai Gerindra Dinilai Bawa Pengaruh Besar
Dari pernikahan ini, mereka dianugerahi seorang putra semata wayang bernama Ragowo Hediprasetyo atau yang akrab disapa Didit Prabowo.
Sayangnya, pernikahan Prabowo dan Titiek hanya bertahan 15 tahun. Mereka memutuskan bercerai pada Mei 1998.
Usut punya usut, perceraian keduanya disebabkan oleh memburuknya hubungan keluarga yang dibumbui oleh isu politik.
Sebab, berdasarkan dari isu yang beredar, Prabowo Subianto dituding mengkhianati Soeharto, sang mertua.
Seperti yang tercatat dalam sejarah, pada Mei 1998, kerusuhan besar-besaran terjadi.
Bahkan, Prabowo Subianto juga dituding membiarkan para mahasiswa menduduki Gedung MPR/DPR dalam rangkaian Kerusuhan Mei 1998 yang terjadi.
Disebutkan bahwa pada saat itu Titiek Soeharto hanya menangis melihat sang suami dituduh mengkhianati Soeharto.
Namun, terlepas dari berbagai kabar burung yang beredar, tidak dapat dipastikan secara pasti apa penyebab perceraian antara Prabowo Subianto dan Titiek Soeharto.

Baca juga: Ayu Ting Ting dan Keluarga Kompak Nyoblos Capres yang Sama, Pilihan Dari Dulu Tak Pernah Berubah
Tudingan yang dilemparkan kepada Prabowo pada 1998 juga belum terbukti benar atau salahnya.
Setelah kurang lebih 25 tahun berlalu, baik Prabowo dan Titiek Soeharto, masih terus menjalani hubungan silaturahmi dengan baik.
Bahkan, mereka masih kerap tampil bersamaan dalam sebuah acara yang membuat keduanya kerap diterpa isu rujuk.
Menariknya lagi, selama 25 tahun pascabercerai, Prabowo atau Titiek Soeharto terlihat tidak mencari pasangan baru.
Sering Diminta Rujuk
Hingga kini, Titiek Soeharto sering diminta rujuk dengan Prabowo Subianto.
Apalagi keduanya masih sama-sama sendiri selepas bercerai.
Belum lagi, Titiek Soeharto selalu mendukung Prabowo Subianto dalam karier politiknya.
Beberapa kali, Titiek Soeharto bereaksi soal diminta rujuk dengan Prabowo Subianto.
Pada kampanye akbar di Solo, Jawa Tengah, Rabu (10/4/2019) lalu, Titiek Soeharto diteriaki massa pendukung Prabowo-Sandi.
Massa pendukung bersorak dan berteriak, meminta Titiek rujuk dengan Prabowo.

Tampak dalam tayangan live kampanye akbar Prabowo di saluran YouTube Digdaya TV, awalnya Titiek menyampaikan orasinya di atas panggung.
Dalam orasinya itu, Titiek meminta para pendukung Prabowo-Sandi di Solo berjuang bersama memenangkan pasangan calon nomor urut 02.
"Perjuangan ini bukan untuk Pak Prabowo dan Sandi. Beliau sudah cukup. Kita semua yang ada di sini sudah cukup. Perjuangan ini adalah untuk bangsa Indonesia. Agar kita bisa maju, negara berdaulat. Nggak malu-maluin sama tetangga," kata Titiek.
"Mudah-mudahan tahun 2019 ke atas kita menjadi bangsa yang bangga terhadap bangsanya sendiri," sambung dia.

Titiek kemudian menyampaikan salam, berniat mengakhiri orasinya.
Namun terdengar teriakan massa, "rujuk, rujuk, rujuk."
Titiek tampak tersenyum dan memegang telinganya, seolah menunjukkan bahwa dirinya sedang mendengarkan teriakan tersebut.
Namun, ia juga langsung menutup kedua telinganya.
"Nggak dengar, nggak dengar, nggak dengar," kata Titiek sambil tertawa.
Teriakan tersebut masih terus terdengar di antara massa.
"Insya Allah kita ...," kata Titiek sambil tertawa.
Ia tak menyelesaikan kalimatnya.
"Tunggu, insya Allah kita menang," Titiek lantas melengkapi kalimatnya.
Namun, para pendukung tampaknya masih tak puas pada jawaban Titiek.
"Rujuk, rujuk," massa masih berteriak.
"Apa?" tanya Titiek.
"Rujuk," jawab massa.
"Insyaallah," Titiek membalas.
"Pokoknya kita semua kerja bersama untuk Indonesia yang adil dan makmur dan sejahtera," imbuh dia, melansir dari BangkaPos.
Ahmad Dhani Sebut Titiek Soeharto Calon Ibu Negara
Ada momen menarik setelah Prabowo keluar dari lokasi kampanye akbar di Gelora Bung Karno (GBK), Sabtu (10/2/2024) lalu.
Acara dilanjutkan dengan konser Dewa 19.
Ketika hendak memainkan lagu berjudul Kangen, pentolan Dewa 19, Ahmad Dhani, mengajak Titiek Soeharto ke panggung.
"Sebuah lagu yang berumur sudah lebih dari 30 tahun ya," ujar Ari Lasso ketika lagu Kangen hendak dimainkan.
Setelah Ari Lasso menyampaikan kata pembuka itu, giliran Ahmad Dhani bicara, dia bicara sambil berjalan ke arah Titiek Soeharto.
"Yes, kita akan bernyanyi bersama calon ibu negara kita," kata Ahmad Dhani sambil menghampiri Titiek.
"Yuk mulai, jangan lupa coblos Mbak Titiek," imbuhnya.
Setelah itu, gitaris Dewa 19, Andra Junaidi, langsung memainkan intro lagu berjudul Kangen.
Ahmad Dhani terlihat ngobrol-ngobrol sambi mengajak Titiek ke depan.
Titiek yang memakai baju kemeja biru dan topi berwarna broken white pun mengikuti Dhani ke depan panggung.
Titiek tak terlihat bernyanyi, namun menyalami pendukung Prabowo-Gibran di depan panggung.
Titiek tidak berada di panggung hingga lagu Kangen selesai dimainkan.
Titiek kembali ke barisan setelah bersalaman di panggung.
Sebelumnya, Prabowo Subianto menyebutkan, para pendukung yang hadir di lokasi GBK sekitar 600 ribuan.
kisah cinta Titiek Soeharto dan Prabowo Subianto
Titiek Soeharto
Prabowo Subianto
Ibu Negara
SURYAMALANG.COM
Gubernur Jatim Khofifah Salurkan Bantuan Sosial di Kabupaten Malang Senilai Rp 16,137 Miliar |
![]() |
---|
PSM Makassar Vs Persebaya Surabaya, Eduardo Perez Ogah Remehkan Tuan Rumah yang Belum Pernah Menang |
![]() |
---|
Kapal Tongkang Terdampar di Pantai Konang Trenggalek, Bupati Mas Ipin Desak Pemulihan Ekosistem |
![]() |
---|
Gubernur Khofifah Tegaskan Tak Ada Pungli di Sekolah Jatim : Transparansi RKAS, BPOPP dan Dana BOS |
![]() |
---|
Ini Kondisi Kebugaran Diego Mauricio Striker Baru Persebaya Jelang Melawan Tuan Rumah PSM Makassar |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.