Jumat, 10 April 2026

Berita Malang Hari Ini

Petugas Linmas TPS di Kota Malang Meninggal Dunia

Linmas Marjani (67) yang menjaga TPS 23 di Kelurahan Arjosari, Kota Malang, dilaporkan meninggal dunia, Senin (19/2/2024)

Penulis: Benni Indo | Editor: Eko Darmoko
SURYAMALANG.COM/Purwanto
Anak Linmas Pemilu 2024 menunjukan foto semasa hidup ayahnya, Marjani (67), saat bertugas menjaga keamanan Pemilu di Kelurahan Arjosari, Kota Malang, Senin (19/2/2024). 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Petugas keamanan Lingkungan Masyarakat (Linmas), Marjani (67) yang menjaga TPS 23 di Kelurahan Arjosari, Kota Malang, dilaporkan meninggal dunia, Senin (19/2/2024). Ia meninggal dunia sekitar pukul 6 pagi.

Ia ditemukan tidak sadar diri oleh istrinya, Siti Khoiriah (56) di dekat sepeda motor yang biasa digunakan untuk berangkat kerja.

Siti menceritakan, ketika mengetahui suaminya tidak sadarkan diri, ia bersama anggota keluarga yang lain segera memindahkan Marjani ke kamar tidur.

"Kemudian kami panggil dokter dan keluarga yang lain. Ketika dokter ke sini, diperiksa dan diberitahukan kalau suami saya sudah meninggal dunia," ujarnya.

Sebelumnya, Marjani telah menjalani pekerjaan yang cukup melelahkan di TPS 23. Diceritakan Siti, Marjani meninggalkan rumah untuk bekerja sebagai petugas keamanan di TPS 23 pada tanggal 13 Februari pukul 20.00. Marjani baru pulang ke rumah pada tanggal 15 Februari 2024 pada pukul 8.00 WIB.

"Selama di TPS, informasi dari petugas kalau suami saya jarang tidur. Tidurnya hanya seperempat jam," kata Siti.

Marjani sempat mengeluhkan rasa sakit ketika pulang dari TPS. Saat diperiksa, dokter menerangkan bahwa Marjani sakit lambung. Sempat diobati, Marjani terlihat pulih dan beraktivitas seperti biasa.

"Kegiatan biasa, makan biasa," kenang Siti, Senin (19/2/2024).

Malam hari sebelum Marjani meninggal dunia, ia kembali mengeluh sakit. Marjani mengeluh kondisi badan yang kurang sehat. Siti tetap mengizinkan Marjani untuk berangkat kerja.

"Terus tadi pagi mau kerja dan sudah mandi. Ketika mau mengeluarkan sepeda, suami saya terlihat duduk di bawah sepeda. Sudah tidak sadar," paparnya.

Marjani meninggalkan seorang istri, anak, dan tiga orang cucunya di rumah. Selama ini ia menjadi tulang punggung keluarga. Sebelumnya, Marjani juga menjalani pekerjaan sebagai pengamanan TPS pada Pemilu 2019.

Meninggalnya Marjani menyusul berita duka yang sebelumnya dialami oleh Sigit Widodo, seorang Ketua PPS yang bertugas di Kelurahan Polehan.

 

Sumber: SuryaMalang
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved