Berita Malang Hari Ini

Pranala dan Cara Unduh Naskah Kabupaten Malang Dalam Angka 2024 Terbitan Badan Pusat Statistik

Publikasi Kabupaten Malang Dalam Angka 2024 dapat diunduh gratis di sini atau di aplikasi Damas Kanjuruhan.

Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: Yuli A
bps
Kepala BPS Kabupaten Malang, Erny Fatma Setyoharini. 

Publikasi Kabupaten Malang Dalam Angka 2024 dapat diunduh gratis di sini. Sedang pada aplikasi berbasis android bisa diinstall di PlayStore “Damas Kanjuruhan”. 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Malang merilis naskah Kabupaten Malang Dalam Angka (KMDA) Tahun 2024 lewat website resmi BPS Kabupaten Malang, Rabu (28/2/2024).

Kepala BPS Kabupaten Malang, Erny Fatma Setyoharini, mengatakan, KMDA2024 merupakan publikasi tahunan yang diterbitkan oleh BPS Kabupaten Malang pada Februari 2024.


"Penerbitan di awal tahun dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan pengguna data khususnya pemerintah sebagai pengambil kebijakan dan bahan perencanaan di awal tahun," jelas Erny Fatma dalam rilis kepada suryamalang.com.

Sedangkan sumber data KMDA2024 tak hanya dari sensus/survei BPS Kabupaten Malang tapi juga berasal dari instansi vertikal dan Organisasi Pemerintahan Daerah (OPD)  di Pemkab Malang.

Karena itu sebelum rilis dilakukan Focus Group Discussion (FGD), pembahasan data Kabupaten Malang Dalam Angka. Sehingga BPS Kabupaten Malang dapat menyusun publikasi KMDA Tahun 2024 dengan data yang lebih akurat dan dapat dipertanggungjawabkan hasilnya kepada pemerintah daerah dan masyarakat. 


Adapun isi publikasi KMD) 2024 adalah geografi dan Iklim, pemerintahan, penduduk dan ketenagakerjaan,
sosial dan kesejahteraan rakyat, pertanian, kehutanan, peternakan dan perikanan, industri, pertambangan dan energi, pariwisata, transportasi dan komunikasi, perbankan, koperasi dan harga –harga, pengeluaran penduduk.


Juga perdagangan, sistem neraca regional, perbandingan antar kabupaten. "Publikasi KMDA 2024 diterbitkan dengan dua tujuan utama. Yaitu  mendokumentasikan data tentang keadaan Kabupaten Malang dari berbagai sumber agar bisa dimanfaatkan oleh masyarakat luas. Serta  membangun suatu paket rujukan data sehingga para penentu kebijakan dan pembuat keputusan lingkup Kabupaten Malang berdasarkan data," papar Erny.

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved