Jumat, 10 April 2026

Berita Malang Hari Ini

Teknik Mesin UMM Miliki Pusat Keunggulan Digital Manufacturing

rodi Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kini memiliki Center of Excellence (CoE) atau Pusat keunggulan Digital Manufacturing.

Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: Yuli A
umm
Prodi Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kini memiliki Center of Excellence (CoE) atau Pusat keunggulan Digital Manufacturing. Peluncuran ini dilakukan pada 9 Maret 2024 lalu. 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Prodi Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kini memiliki Center of Excellence (CoE) atau Pusat keunggulan Digital Manufacturing. Peluncuran ini dilakukan pada 9 Maret lalu.

Hadir di acara itu Dr Farkhan ST MT, Direktur PT. CNC Controller Indonesia. Ia menyatakan bangga karena UMM berhasil menggagas CoE di bidang digital manufacturing. 


Apalagi pemerintah Indonesia memang mencanangkan 4.0. yang sasaran terbesarnya adalah industri manufaktur. Hal itu tak lepas dari industri manufaktur yang menyumbang 64 persen GDP Indonesia. Selain itu, penyerap tenaga kerja 64 persen juga dari manufaktur.


"Sayangnya, saat ini masih banyak institusi yang belum aware mengenai digital manufacturing. Jadi saya sangat mengapresiasi UMM karena aware dengan membentuk CoE Digital Manufacturing ini," tambahnya dalam rilis humas UMM, Rabu (13/3/2024). Digital manufacturing merupakan pendekatan dunia industri melalui digitalisasi proses pembuatan produk. 


Misalnya dalam proses produksi motor yang dulunya membutuhkan waktu lama. Namun, sekarang, untuk membuat hal yang sama hanya membutuhkan waktu singkat berkat bantuan dari alat dan robot. "Inilah yang disebut dengan Cobot atau Robot collaboration di industri 4.0," ucap praktisi digital manufacturing tersebut. Dikatakan, pasar dunia saat ini memiliki permintaan atas kualitas produk yang tinggi dengan waktu produksi yang cukup singkat dan harga diskon yang murah.


Kebutuhan konsumen yang cepat berubah, peningkatan varietas produk, dan distribusi global juga berpengaruh. Sehingga efisiensi dalam penciptaan produk sangat penting dilakukan dan memerlukan skill khusus. Sedang Zulfatman MEng PhD, Wakil Dekan I juga mengatakan bahwa peluncuran program CoE Digital Manufacturing merupakan salah satu upaya UMM untuk menjawab tantangan dunia kerja saat ini. 


Ia berharap mahasiswa yang mengikuti program CoE tak hanya mendapat skill yang dibutuhkan saja, namun juga berbagai pengalaman yang didapat saat magang di dunia industri. Sebab kelas CoE memiliki kata excellence. Dimana mahasiswa terpilih yang mengikuti kelas ini merupakan SDM yang akan menjadi excellence. "Siap memantaskan dirinya untuk dunia industri,” kata dia. 

 

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved