Berita Batu Hari Ini

Jelang Lebaran 2024, Pemkot Batu Gencarkan Operasi Tutup Lubang pada Jalan yang Berlubang

Menjelang Lebaran 1445 Hijriah, Kota Batu dipastikan akan dipadati wisatawan yang hendak berlibur atau warga lokal yang pulang kampung

Penulis: Dya Ayu | Editor: Eko Darmoko
SURYAMALANG.COM/Dya Ayu
Operasi Ketupat atau Operasi Kegiatan Tutup Lubang dengan Cepat jelang Lebaran 2024 di Kota Batu. 

SURYAMALANG.COM, BATU - Menjelang Lebaran 1445 Hijriah, Kota Batu dipastikan akan dipadati wisatawan yang hendak berlibur atau warga lokal yang pulang kampung (mudik).

Untuk itu, sebagai upaya memberikan kenyamanan dan keamanan bagi para pemudik dan wisatawan, Pemerintah Kota Batu melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Batu, akan melakukan Operasi Ketupat, memperbaiki jalan yang berlubang di seluruh wilayah Kota Batu.

"Jadi memang sesuai perintah Pak Pj Wali Kota Batu agar dipastikan saat menjelang Lebaran, jalan-jalan di Kota Batu, khususnya yang dilewati masyarakat dan wisatawan mulus tidak ada lubang."

"Ini untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat Kota Batu dan wisatawan yang bakal berwisata di Kota Batu," kata Kepala DPUPR Kota Batu, Alfi Nurhidayat kepada SURYAMALANG.COM, Senin (25/3/2024).

Operasi Ketupat atau Operasi Kegiatan Tutup Lubang dengan Cepat ini meliputi pemeliharaan dan peningkatan jalan.

Ini dilakukan karena dipastikan akan ada kenaikan volume kendaraan wisatawan yang masuk ke Kota Batu karena libur cuti Lebaran nanti.

"Pemeliharaan jalan dan peningkatan jalan ini khususnya dilakukan pada ruas-ruas jalur protokol dan ruas-ruas jalur alternatif di Kota Batu, ruas-ruas protokol di antaranya Jalan Jalibar, Jalan Wukir, Jalan Indragiri, Jalan Agus Salim, Jalan Oro-Oro Ombo, Jalan Bromo, Jalan Dieng (Sidomulyo-Giripurno) dan  Jalan Hasanudin," ujarnya.

Seperti halnya di ruas jalan Klemuk Songgokerto, Jalan Abdul Gani Kelurahan Ngaglik dan Jalibar Desa Tlekung, Desa Oro-Oro Ombo.

DPUPR Pemkot Batu melakukan penambalan jalan berlubang maupun pengaspalan secara menyeluruh. Pengerjaan itu dilakukan dengan melihat tingkat kerusakan diruas jalan tersebut.

"Apalagi Kota Batu ini merupakan kota wisata tingkat nasional."

"Sehingga kami harus berupaya memberikan kesan yang bagus kepada wisatawan."

"Untuk perbaikan jalan ini dilakukan dengan metode pemeliharaan jalan."

"Mulai menutup lubang, jalan spot-spot area menggunakan material aspal dingin Asbuton dan material aspal panas atau hot mixed asphalt dengan material AC-WC atau asphalt concrete wearing course," katanya.

 

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved