Berita Surabaya Hari Ini
Tercatat 6 Ribuan Orang Tinggalkan Surabaya Raya Naik Kereta Api
Tercatat ada 6 ribu lebih warga atau orang yang meninggalkan Surabaya Raya dengan naik Kereta Api (KA) melalui stasiun.
Tercatat ada 6 ribu lebih warga atau orang yang meninggalkan Surabaya Raya dengan naik Kereta Api (KA) melalui stasiun.
Reporter: Fikri Firmansyah
SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Pergerakan arus mudik 2024 di Surabaya Raya (Surabaya dan Sidoarjo) mulai berdenyut pada Selasa (2/4/24).
Di wilayah KAI Daop 8 Surabaya, tercatat ada 6 ribu lebih warga atau orang yang meninggalkan Surabaya Raya dengan naik Kereta Api (KA) melalui keberangkatan Stasiun Gubeng, Stasiun Pasar Turi, dan Stasiun Sidoarjo.
Hal tersebut juga dibenarkan oleh Manager Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif.
"Total untuk Stasiun Gubeng, Pasar Turi, dan Sidoarjo pada hari ini ada sebanyak 6.222 penumpang," ujar Luqman pada Tribun Jatim Network, Selasa (2/4/24).
Ia menjelaskan, Dari data ini, terdiri dari 3.070 pelanggan dari Stasiun Surabaya Gubeng, 2.833 pelanggan dari Stasiun Surabaya Pasarturi, dan 319 pelanggan dari Stasiun Sidoarjo.
Adapun jika ditotal dari keseluruhan semua Stasiun KAI Daop 8 Surabaya mencatat 9.649 pelanggan yang berangkat.
Mayoritas pelanggan di Daop 8 Surabaya didominasi dengan KA arah Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Jember dan Banyuwangi.
Luqman juga mengimbau agar calon pelanggan memperhatikan terkait barang bawaan / bagasi agar sesuai dengan aturan yang berlaku.
Pasalnya, lanjut dia, pelanggan hanya diperbolehkan membawa bagasi tanpa dikenakan bea dengan berat maksimum 20 kg dan volume maksimum 100 dm3 dengan dimensi maksimal 70 x 48 x 30 cm dan sebanyak-banyaknya terdiri dari 4 koli (item bagasi).
"Dan jika saat boarding di stasiun, pelanggan diketahui membawa bagasi yang melebihi ketentuan tersebut, maka akan dikenakan bea sebesar Rp10.000/kg untuk kelas eksekutif, Rp6.000/kg untuk kelas bisnis, dan Rp2.000/kg untuk kelas ekonomi," pungkasnya.
JANGAN KAGET! Jadi Wali Kota/Bupati Butuh Modal 70 Miliar, Jadi Gubernur Butuh Modal 1,7 Triliun |
![]() |
---|
Universitas Ciputra Surabaya Kukuhkan Guru Besar Bidang Transformasi Keuangan Digital |
![]() |
---|
Rumah Sakit Baru Pemkot Surabaya RSUD Eka Candrarini Diresmikan, Layanan Unggulan Bagi Ibu dan Anak |
![]() |
---|
Pemprov Jatim Distribusikan PLTS ke Sekolah, Ajak Gunakan Green Energy |
![]() |
---|
Kesenjangan dan Lemahnya Inovasi Pendidikan Masih Jadi PR Besar di Jatim, Anggaran 2024 Justru Turun |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.