Berita Ngawi Hari Ini
Kaum Tani Wajib Tahu Cara Baru Tebus Pupuk Bersubsidi
Tercatat 106.067 petani telah menebus pupuk bersubsidi atau 96,68 persen, dari total jumlah petani sebanyak 109.709 petani terdaftar dalam RDKK.
Penulis: Febrianto Ramadani | Editor: Yuli A
Tercatat 106.067 petani telah menebus pupuk bersubsidi atau 96,68 persen, dari total jumlah petani sebanyak 109.709 petani terdaftar dalam RDKK pada tahun 2023.
SURYAMALANG.COM, NGAWI - Kaum tani wajib tahu cara baru mendapatkan jatah pupuk bersubsidi.
Melalui Integrasi Pupuk Bersubsidi (i-Pubers), petani terdaftar cukup menyerahkan KTP.
GM Wilayah 2 Pupuk Indonesia, Roh Eddy Andri W mengatakan, aplikasi tersebut merupakan tindak lanjut Pupuk Indonesia atas arahan Presiden Joko Widodo.
“Arahan itu diturunkan melalui petunjuk pelaksanaan teknis, yang diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian,” ujar Eddy, Minggu (7/4/2024).
Dia menjelaskan, proses penebusan secara digital ini menjawab laporan serapan atau penebusan pupuk bersubsidi yang belum maksimal, salah satunya di Kabupaten Ngawi.
Berdasarkan data yang ada, lanjut Eddy, tercatat 106.067 petani telah menebus pupuk bersubsidi atau 96,68 persen, dari total jumlah petani sebanyak 109.709 petani terdaftar dalam RDKK pada tahun 2023.
“Per 1 Februari 2024, implementasi i-Pubers telah mencapai 100 persen secara nasional dan tersedia di lebih dari 27.000 kios di seluruh pelosok negeri,” jelasnya.
Menurutnya, dengan i-Pubers para petani terdaftar masih bisa menebus meski terdapat beberapa kendala teknis seperti perbedaan data dengan KTP.
“Hanya membawa Surat Keterangan Kepala Desa/Lurah, menerangkan data untuk petani yang sama atau kartu keluarga. Lalu laporkan but kepada penyuluh pertanian setempat,” ungkapnya.
| Berenang saat Mengambil Alat Pancing yang Hanyut, Pria Asal Ngawi Tewas Tenggelam di Waduk Pondok |
|
|---|
| Kecelakaan Bus di Jalan Tol Ngawi, Rombongan Tabligh Akbar Asal Jakarta Celaka, Diduga Sopir Ngantuk |
|
|---|
| Mama Muda di Ngawi Diciduk Polisi Lantaran Ketahuan Jadi Kurir Sabu-sabu |
|
|---|
| Jembatan Penghubung Desa Klampisan - Desa Pojok di Ngawi Rusak Parah Diterjang Banjir |
|
|---|
| Remaja 19 Tahun Tewas Tenggelam di Sungai Bengawan Solo Ngawi, Musibah Saat Bermain di Rumah Paman |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/rdkk-petani-kaum-tani-pupuk-bersubsidi-ngawi.jpg)