Berita Malang Hari Ini
Sebanyak 2.725 Penumpang Berangkat dari Stasiun Malang Hingga Hari Ke-8 Masa Angkutan Lebaran 2024
Dari data pada Minggu (7/4/2024) pukul 10.00 WIB ini, tercatat lebih dari 2.725 penumpang berangkat dari Stasiun Malang
Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM, MALANG - Arus mudik penumpang Kereta Api (KA) di Stasiun Malang pada Minggu (7/4/2024) siang, mulai menunjukkan kenaikan cukup signifikan.
Manager Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif membenarkan hal tersebut.
"Dari data pada Minggu (7/4/2024) pukul 10.00 WIB ini, tercatat lebih dari 2.725 penumpang berangkat dari Stasiun Malang. Lalu untuk jumlah penumpang yang turun di Stasiun Malang, sebanyak 2.725 penumpang," ujar Luqman Arif, Minggu (7/4/2024).
ria yang akrab disapa Luqman ini menjelaskan, jumlah tersebut masih dapat berubah. Dikarenakan, penjualan tiket masih terus berlangsung.
"Data ini tentunya akan berubah dan bertambah. Dikarenakan, penjualan tiket masih berlangsung," tambahnya.
Pihaknya juga kembali menerangkan, bahwa mayoritas penumpang yang berangkat dari Stasiun Malang, didominasi tujuan Jakarta dan Banyuwangi.
"Mayoritas para penumpang yang berangkat dari Stasiun Malang, didominasi tujuan jarak jauh. Seperti Jakarta, Banyuwangi, Yogyakarta, Bandung, dan Jember," ungkapnya.
Dengan jumlah tersebut, maka terhitung mulai tanggal 31 Maret hingga 7 April 2024, tercatat total sebanyak 28.482 penumpang telah berangkat dari Stasiun Malang.
Sedangkan untuk penumpang yang turun di stasiun Malang, berjumlah sebanyak 21.779 penumpang.
"Dari pantauan kami, puncak arus mudik Lebaran 2024 di Stasiun Malang terjadi pada Sabtu (6/4/2024) lalu. Dimana tercatat, ada 5.624 penumpang berangkat dari Stasiun Malang," jelasnya.
Luqman juga menambahkan, bahwa PT KAI Daop 8 Surabaya menetapkan masa angkutan lebaran mulai tanggal 31 Maret hingga 21 April 2024.
"Selama masa angkutan lebaran ini, setidaknya sebanyak 55.530 tiket keberangkatan dari Stasiun Malang telah terjual," pungkasnya.
Polemik Beli LPG 3 Kg di Distributor, Pemilik Pangkalan di Kota Malang sampai Bingung |
![]() |
---|
UMKM Kota Malang Tak Peduli Harga Mahal, Yang Penting LPG 3 Kg Selalu Ada |
![]() |
---|
Polemik Beli LPG 3 Kg di Pangkalan, Warga Kota Malang: Kebijakan Jangan Bikin Repot |
![]() |
---|
Bisnis Akademi Wirausaha Mahasiswa Merdeka UB Malang, Maggot Jadi Pakan Kucing dan Busana Big Size |
![]() |
---|
Puluhan Napi di Lapas Malang Lolos Kompetensi, Diwisuda Jadi Guru Al-Quran |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.