Berita Viral

Viral Emak-emak Dianiaya Guru MAN Saat Tagih Utang, Apes Uang Tak Kembali Lalu Dahi Sampai Benjol

Sudah apes uangnya tak kembali, sang emak-emak itu bahkan mengalami dahi benjol gegara dipukul olek oknum guru MAN yang berhutang padanya. 

Penulis: Frida Anjani | Editor: Frida Anjani
Tribunnews
Viral Emak-emak Dianiaya Guru MAN Saat Tagih Utang, Apes Uang Tak Kembali Lalu Dahi Sampai Benjol 

SURYAMALANG.COM - Viral emak-emak dianiaya guru MAN saat tagih utang menjadi sorotan. 

Sudah apes uangnya tak kembali, sang emak-emak itu bahkan mengalami dahi benjol gegara dipukul olek oknum guru MAN yang berhutang padanya.

Perempuan bernama Hardiana dilaporkan dianiaya oleh seorang oknum guru MAN.

Insiden itu terjadi saat Hardiana mencoba menagih utang dari pelaku yang bernama Samsir.

Penganiayaan itu menyebabkan benjolan di dahi Hardiana.

Dia melaporkan kejadian tersebut ke polisi pada Selasa (23/4/2024).

Kejadian penganiayaan terjadi di rumah Samsir yang terletak di Dusun Butta Keke, Desa Bonto Bangun, Kecamatan Rilau Ale, Bulukumba.

Hardiana menjelaskan bahwa Samsir telah berutang padanya sejak tahun 2020 dengan sisa utang sebesar Rp 4 juta lebih.

Viral Emak-emak Dianiaya Guru MAN Saat Tagih Utang
Viral Emak-emak Dianiaya Guru MAN Saat Tagih Utang (Tribunnews)

Baca juga: Tamu Undangan Full Senyum Dapat Souvenir Pernikahan Kasur Lipat, Viral Beda dari Biasanya

Baca juga: Lama-lama Ya Capek Juga, Alasan Via Vallen Menjauhi Keluarga dan Terkesan Tak Peduli Kasus Adiknya

Saat Hardiana datang untuk menagih utang, Samsir tidak berada di rumah.

Hardiana kemudian terlibat adu mulut dengan istri Samsir, dan situasi memanas hingga terjadi perkelahian.

Ketika Samsir tiba di rumah, dia menemukan Hardiana dan istri terlibat dalam perkelahian fisik.

"Saat itu Pak Samsir pukul saya beberapa kali termasuk di jidat itumi yang tampak di foto benjol," kata Hardiana kepada TribunBulukumba.com (Grup Suryamalang.com), Senin (29/4/2024).

Hardiana lantas memilih meninggalkan rumah Samsir.

Selanjutnya mendatangi Polsek Rilau Ale melaporkan penganiayaan yang dialaminya.

Kini laporan itu sedang berproses di kepolisian setempat.

"Laporannya sedang berproses di Polsek Rilau Ale, nanti perkembangannya diinformasikan selanjutnya," kata Kasat Reskrim Polres Bulukumba, AKP Abustam.

Sementara Samsir dikonfirmasi Tribun-Timur.com membenarkan peristiwa itu.

"Ada waktunya saya beberkan info sesungguhnya," kata Samsir.

Artikel Tribun-Timur.com 'Viral Perempuan Dianiaya Oknum Guru MAN di Bulukumba saat Nagih Utang'.

Penagih Utang Dilempar Mangkok Sampai Berdarah di Gresik

Berikut ini rangkuman fakta penagih utang dilempar mangkok sampai berdarah di Gresik yang menjadi viral di media sosial. 

Kejadian viral itu berlangsung di Desa Sidowungu, Kecamatan Menganti, Gresik belum lama ini.   

Dalam video berdurasi 45 detik itu, mulanya tampak seorang wanita berkerudung hitam dari koperasi simpan pinjam menagih hutang kepada emak-emak yang memakai daster merah.

Tak berselang lama, emak-emak tersebut masuk kedalam rumah meninggalkan wanita dari koperasi tersebut.

Kepada warga sekitar, wanita berhijab hitam itu mengatakan bahwa debiturnya itu tidak bisa diajak bicara secara baik-baik.

"Masalah e gak iso di ajak omong Bu. Wong di kongkon nggolekno Lo gak digolekno. (Masalahnya tidak bisa diajak bicara Bu. Disuruh Carikan (uang untuk memgangsur) malah gak dicarikan)," ucap wanita koperasi kepada salah satu warga sekitar, Rabu (3/4/2024).

Perkataan wanita dari koperasi itu lantas membuat emak-emak tersebut langsung keluar rumah. Sembari membawa panci berisi air dan mangkok ia hendak menyiramkan air di panci tersebut kepada wajah petugas penagih hutang.

Baca juga: Viral Pengusaha Beri Hadiah Karyawan yang Setia Kerja 12 Tahun, Ada Mobil, Rumah, THR, Gaji 2 Digit

Baca juga: Viral Driver Taksi Online Buka Jasa Tukar Uang Baru, Pilih Libur Narik Gegara Untungnya Lebih Gede

"Aku kan wes ngomong, engkok ae balik o disik (saya kan sudah ngomong, nanti saja balik dulu)," kata emak-emak tersebut sembari menyodorkan panci berisi air ke muka penagih saat ditagih.

Hal itu membuat penagih juga marah. Namun saat dilerai tetangganya yang memakai daster biru, emak-emak tersebut melempar mangkok ke kepala penagih hingga pecah.

"Mbok rekamkan. (Kamu rekam kan)," ucap penagih kepada temannya yang merekam video.

"Maksud sampean opo Bu," lanjut penagih sembari mendatangi emak-emak tersebut.

Kericuhan pecah tak terbendung ketika penagih mendekat kepada emak-emak tersebut, ia sempat menarik hijab dan menarik rambut penagih.

Bahkan beberapa kali penghutang memukul penagih hingga kepalanya berlumur darah. Sembari menangis sang penagih hanya bisa memegang kepalanya yang berlumur darah.

"Aku kan wes ngomong sampean iku gak nunggak pisan pindo. Kok iso malah ngamuk iku Lo (Saya kan sudah bilang, anda itu menunggak hutang tidak sekali dua kali, kok malah bisa marah)," tuturnya sembari memegangi kepalanya yang berlumur darah.

Berikut fakta-faktanya: 

1. Polisi datangi lokasi 

Viral Emak-emak di Gresik Ditagih Utang Malah Ngamuk, Penagih Dilempar Mangkok Sampai Berdarah
Viral Emak-emak di Gresik Ditagih Utang Malah Ngamuk, Penagih Dilempar Mangkok Sampai Berdarah (Facebook Idzha)

Baca juga: Kisah Pilu Pelayan Dipukul Bos Gegara Makan Bebek Goreng Sisa Pelanggan, Disuruh Bayar Ganti Rugi

Kapolsek Menganti AKP Roni Ismullah membenarkan peristiwa tersebut.

"Itu kejadiannya di Desa Sidowungu, Kecamatan Menganti, Gresik pada Jumat lalu sekitar pukul 10 pagi," ujar Roni, Rabu (3/4/2024).

Sampai saat ini polisi belum menerima laporan terkait peristiwa yang viral tersebut. Meski begitu, Polsek Menganti sudah mendatangi lokasi kejadian untuk menggali keterangan dari sejumlah saksi mata.

"Sekarang masih dilakukan lidik terhadap korban dan pelaku. Namun Ketua RT setempat akan memfasilitasi ke kantor Polsek," imbuhnya.

2. Polisi jemput korban dan pelaku

Setelah polisi mendatangi lokasi, akhirnya terungkap sosok penagih utang dan emak-emak pemukulnya.

Menurut Kapolsek Menganti AKP Roni Ismullah, keduanya berasal dari Gresik. 

Emak-emak pelaku berasal dari Desa Sidowungu, Kecamatan Menganti, Gresik.

AKP Roni Ismullah mengatakan, pihaknya langsung turun menjemput baik terduga pelaku maupun korban yang ada dalam video viral tersebut.

Kemudian, pihak keluarga dari masing-masing yang bersangkutan juga dihadirkan.

Menurutnya, viralnya video tersebut harus dikomunikasikan dengan duduk bersama.

"Mediasi karena belum ada laporan, saya jemput karena viral di medsos, kami harus bisa menetralisir tidak menjadikan itu pembiaran. Duduk bersama semuanya bersepakat damai," ujar Roni.

3. Sepakat damai, utang tetap berlanjut

Emak-emak berdaster merah menjambak penagih utang baju putih 1
Emak-emak berdaster merah menjambak penagih utang baju putih 1 (Facebook Idzha)

Setelah dihadirkan di mapolsek Menganti, baik pelaku maupun korban sepakat damai di Mapolsek Menganti pada Rabu (3/4/2024) malam.

Keduanya duduk bersama di Mapolsek Menganti. Didampingi pihak keluarga dan Kapolsek Menganti AKP Roni Ismullah.

Damainya kasus ini terkait tindakan kekerasan yang ada di video viral tersebut saja.

Kedua belah pihak sudah membubuhkan tanda tangan di atas materai. Sementara dengan hutangnya, masih berlanjut.

"Namanya masyarakat mau hari raya, mungkin karena miss komunikasi, masalah keluarga bagaimana orang yang bayar hutang, hutang tetap hutang," imbuhnya.

 

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved