Berita Malang Hari Ini
Target PAD Kabupaten Malang Rp 1,26 Triliun Meleset, DPRD Ancam Evaluasi Para Pejabat
Dewan juga menyoroti terkait Sisa Pembiayaan Anggaran (SILPA) Tahun Anggaran 2023. Ada peningkatan SILPA dari 2022 sebesar Rp 235 miliar, kemudian pad
Penulis: Luluul Isnainiyah | Editor: Yuli A
SURYAMALANG.COM, MALANG - Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2023 tidak memenuhi target, DPRD Kabupaten Malang akan mengevaluasi Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Hal ini diungkapkan oleh Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Malang, Kholiq, usai rapat paripurna dengan agenda penyampaian rancangan Peraturan Daerah (Perda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2023, Rabu (8/5/2024).
Hal ini baru saja diketahui oleh DPRD setelah mendengar penyampaian Bupati Malang, Sanusi.
Sanusi menyampaikan, PAD tahun anggaran 2023 ditargetkan Rp 1,26 triliun. Namun relaisasinya hanya mencapai Rp 839 miliar. Atau jika diprosentasikan hanya teralisasi sebasar 81,80 persen dari target.
"Kalau sekilas dari penyampaian bupati tadi kami kan belum mempelajari betul, nanti akan ketahuan pada rapat paripurna selanjutnya," kata Kholiq.
Termasuk yang menjadi sorotan dewan yakni PAD yang bersumber dari retribusi daerah. Disebutkan Sanusi, retribusi daerah 2023 targetnya Rp 119,6 miliar namun hanya terealisasi Rp 34,6 miliar atau sekitar 28,94 persen.
Tidak terpenuhinya target PAD, maka dewan dengan segera membentuk panitia khusus (Pansus) untuk mengevaluasinya.
"Nanti akan kami evaluasi bersama dengan pansus, nah yang belum tercapai nanti akan kita sampaikan melalui pandangan fraksi," urainya.
Dalam evaluasi tersebut, dewan juga akan memanggil OPD terkait. Kemudian menanyakan kesulitan-kesulitas yang menyebabkan tidak tercapainya target PAD.
"Ya nanti teman komisi melalui pansus akan memanggil OPD terkait kenapa nggak tercapai? Kenapa kok PAD hanya 81 persen? Apakah targetnya terlalu tinggi?," tuturnya.
Di sisi lain, dewan juga menyoroti terkait Sisa Pembiayaan Anggaran (SILPA) Tahun Anggaran 2023. Ada peningkatan SILPA dari 2022 sebesar Rp 235 miliar, kemudian pada 2023 meningkat sebesar 275 miliar.
Ia menyampaikan, peningkatan SILPA ini akan dianalisis untuk memastikan penggunaan anggaran yang efektif dan efisien.
| Polemik Beli LPG 3 Kg di Distributor, Pemilik Pangkalan di Kota Malang sampai Bingung |
|
|---|
| UMKM Kota Malang Tak Peduli Harga Mahal, Yang Penting LPG 3 Kg Selalu Ada |
|
|---|
| Polemik Beli LPG 3 Kg di Pangkalan, Warga Kota Malang: Kebijakan Jangan Bikin Repot |
|
|---|
| Bisnis Akademi Wirausaha Mahasiswa Merdeka UB Malang, Maggot Jadi Pakan Kucing dan Busana Big Size |
|
|---|
| Puluhan Napi di Lapas Malang Lolos Kompetensi, Diwisuda Jadi Guru Al-Quran |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/Bupati-Malang-Sanusi-bersama-Wakil-Ketua-I-DPRD-Kabupaten-Malang-Kholiq-sd.jpg)