Harga Bawang Merah Naik

Harga Bawang Merah di Jatim Belum Turun, Padahal Dinas Pertanian Sebut Ada Surplus 32.075 Ton

Sejatinya berdasarkan stok dan produksi bawang merah Jatim tidak dalam posisi kekurangan. Produksi panen di akhir April dan Mei potensi surplus

Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/Fatimatuz Zahroh
Kepala Dinas Pertanian (Kadistan) Jatim, Dydik Rudy Prasetya saat meninjau produksi bawang merah petani di Kecamatan Dringu Probolinggo, Jumat (17/5/2024) 

Demikian juga dibandingkan tahun sebelumnya pada bulan yang sama luas panen mengalami peningkatan sebesar 51,4%. Jika dibandingkan data, dikatakan Dydik luas tanam bawang merah Jatim tahun 2023 mencapai 51.099 ha.

“Akan tetapi jika dilihat data year on year luas panen  bawang merah di 2023 sebesar 51.016 ha mengalami penurunan 1,15% dibanding tahun 2022 yang seluas 51.607 ha. Akan tetapi produksi mengalami peningkatan sebesar 1,29% yaitu dari 478.393 ton menjadi 484.669 ton,” tegasnya. 

Untuk itu pihaknya mengimbau masyarakat Jatim untuk bersabar dan pihaknya optimistis bahwa harga bawang merah di Jatim akan berangsur normal.

Terutama karena bawang merah menjadi komoditas utama yang menjadi bahan pokook dalam memasak di tataran rumah tangga maupun sektor usaha kuliner di Jatim dan Indonesia.

 

 

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved