Harga Bawang Merah Naik
Harga Bawang Merah di Jatim Belum Turun, Padahal Dinas Pertanian Sebut Ada Surplus 32.075 Ton
Sejatinya berdasarkan stok dan produksi bawang merah Jatim tidak dalam posisi kekurangan. Produksi panen di akhir April dan Mei potensi surplus
Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: Dyan Rekohadi
Demikian juga dibandingkan tahun sebelumnya pada bulan yang sama luas panen mengalami peningkatan sebesar 51,4%. Jika dibandingkan data, dikatakan Dydik luas tanam bawang merah Jatim tahun 2023 mencapai 51.099 ha.
“Akan tetapi jika dilihat data year on year luas panen bawang merah di 2023 sebesar 51.016 ha mengalami penurunan 1,15% dibanding tahun 2022 yang seluas 51.607 ha. Akan tetapi produksi mengalami peningkatan sebesar 1,29% yaitu dari 478.393 ton menjadi 484.669 ton,” tegasnya.
Untuk itu pihaknya mengimbau masyarakat Jatim untuk bersabar dan pihaknya optimistis bahwa harga bawang merah di Jatim akan berangsur normal.
Terutama karena bawang merah menjadi komoditas utama yang menjadi bahan pokook dalam memasak di tataran rumah tangga maupun sektor usaha kuliner di Jatim dan Indonesia.
Berita Arema FC Hari Ini Populer: Alasan Rekrut Agusti Ardiansyah, 2 Sosok Pengganti Achmad Maulana |
![]() |
---|
Kasus Campak di Sumenep Tembus 2.268 Anak, Dinkes P2KB Sumenep : Baru 11.186 Anak Terimunisasi |
![]() |
---|
Kasus Korupsi Pengadaan Gamelan Sekolah Diringkus Kejari Magetan, Kerugian Negara Capai Rp 520 Juta |
![]() |
---|
Kepala SMAN 1 Kampak Trenggalek Dipanggil, Wagub Emil Dardak Geregetan Jika KIP Dipotong |
![]() |
---|
6 Rekomendasi Kuliner Legendaris Sekitar Kayutangan Malang yang Wajib Dikunjungi Saat Liburan |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.