Breaking News

Pilkada Malang Raya

Ziaul Haq Klaim Dapat Mandat DPP Gerindra Untuk Maju di Pilbup Malang, Siap Berpasangan dengan Dewa

Begitu ada perintah dari DPP Gerindra, Zia langsung mematangkan komunikasi dengan Kresna Dewanata Phrosakh, putera Rendra Kresna, mantan Bupati Malang

Penulis: Imam Taufiq | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/David Yohanes
FOTO DOK. Ziaul Haq, Sekretaris DPC Gerindra Kabupaten Malang 

SURYAMALANG.COM , MALANG - Partai Gerindra makin gencar bermanuver untuk bisa maju dalamPemilihan Bupati (Pilbup) Malang 2024.

Inisiatif Gerindra untuk bisa mengusung calon Bupati sendiri tak lepas dari sikap politik PDI Perjuangan yang sepertinya tak mau melepas petahana, H Muhammad Sanusi, Bupati Malang, untuk berpasangan dengan calon wakil bupati (Cawabup) dari partai lain.

Gerindra saat ini sedang mematangkan koalisi dengan Golkar dan Nasdem, untuk mengusung pasangan Cabup dan Cawabup sendiri.

"Sepertinya, PDI-P tak mau melepas Pak Sanusi untuk berpasangan sama calon dari partai lain. Jika itu yang terjadi atau kembali SANDI jilid II (Sanusi-Didik), ya kami bisa pecah kongsi," ungkap Ziaul Haq, Sekretaris DPC Gerindra Kabupaten Malang, Sabtu (29/6/2024).

Alasan lainnya, menurut Zia karena ada perintah DPP Gerindra, untuk semua daerah yang berlangsung Pilkada atau Pilwali, kader Gerindra harus berani bertarung untuk jadi calon, bukan cuma sebagai partai pengusung.

Ziaul Haq, anggota dewan tiga periode inipun akan maju jadi Cawabup karena mengklaim sudah dapat mandat dari DPP setelah Chusni Mubarok, Ketua DPC Gerindra, tak mau dijagokan.

 "Iya, kami disuruh maju sendiri. Makanya, banyak kader Gerindra di daerah, ramai-ramai untuk mencalonkan diri. Misalnya, di Blitar, dan Kediri, jago Gerindra jadi wakil. Sedang, di Jember, jadi Cabup," paparnya.

Begitu ada perintah dari DPP Gerindra, Zia langsung mematangkan komunikasi dengan Kresna Dewanata Phrosakh, putera Rendra Kresna, mantan Bupati Malang.

"Soal siapa yang akan jadi N1 atau N2-nya, itu tergantung kesepakatan partai koalisi nanti," ungkap mantan aktivis ini.

Niatan Zia untuk maju sendiri di Pilkada Kabupaten Malang 2024 dinilai cukup berani mengingat akan berhadapan dengan petahana, yang saat ini lagi powerful karena didukung banyak partai.

Terkait hal itu, Zia mengaku semua Cawabup yang bernafsu untuk digandeng petahana saat ini, tak ada bedanya sama dirinya.

Mereka juga politisi, sama dengan dirinya, yang juga anggota dewan dan pengurus partai.

"Mungkin, yang tak dimiliki calon lainnya, saya pernah jadi dosen. Soal isi dompet pun, saya berani diadu," ujarnya.

"Kalau cuma sekadar jadi Cawabup saja, itu tak sampai saya renungkan saat di kamar mandi pagi," tuturnya.

Keinginan Zia itu juga didukung para PAC.

Halaman
12
Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved