Gaji Batara Ageng Sebenarnya Dibongkar Fuji, Uang 500 Ribu Cuma Transportasi Aslinya di Luar Batas

Gaji Batara Ageng sebenarnya dibongkar Fuji, uang Rp 500 ribu cuma transportasi aslinya di luar batas, makin murka dengan eks manajer.

|
Youtube Fuji An/Youtube KOMPASTV
Batara Ageng (kiri) mantan manajer Fuji (kanan), uang Rp 500 ribu cuma transportasi aslinya di luar batas, makin murka dengan eks manajer. 

"Saya sudah capek," ujar Fuji.

"Aku mau keadilan buat aku, yang jelas aku pengen hati aku tenang, lega, pengen keadilan aja sih," timpal Fuji.

Diketahui, Batara Ageng dilaporkan Fuji pada 7 September 2023.

Batara Ageng kemudian ditetapkan sebagai tersangka pada 29 Juni 2023 setelah menyerahkan diri ke polisi.

Di depan polisi, Batara Ageng mengakui menghabiskan uang Rp 1,3 miliar untuk kebutuhan pribadinya.

Hal tersebut disampaikan Kepala Unit Krimsus Polres Metro Jakarta Barat AKP Tomi Kurniawan saat jumpa pers di Mapolres Metro Jakarta Barat, Kamis (11/7/2024).

"Uangnya sudah digunakan untuk mengangsur kendaraan pribadi dan apartemen dan untuk kehidupan sehari-hari," kata Tomi Kurniawan mengutip TribunJakarta.com.

Baca juga: Sosok Aktor Senior Terkenal Kini Jadi Tukang Besi di Negeri Orang, Tinggalkan Dunia Artis Demi Anak

Sosok Batara Ageng mantan manajer Fuji ditangkap polisi
Sosok Batara Ageng mantan manajer Fuji ditangkap polisi (Serambinews/Dok Polres Metro Jakbar)

Batara Ageng menjadi manajer Fuji An sejak Desember 2021 hingga Desember 2022.

Selama menjadi manajer Fuji, terungkap bahwa pelaku hanya digaji Rp500 perbulan.

"Berdasarkan keterangan saudari FU (Fuji Utami) bahwa saudara BA itu digaji Rp500 ribu per bulan," ujar Kanit Krimsus Polres Metro Jakarta Barat, AKP Tomi Kurniawan saat merilis kasus tersebut di kantornya, Kamis (11/7/2024) melansir Tribunnews.com.

Namun, lanjut Tomi, Batara mendapatkan bonus tiap kali Fuji mendapatkan pekerjaan.

"Namun, apabila ada kontrak kerjasama dengan para agensi, saudara BA dapet keuntungan 5 sampai 10 persen dari setiap kontrak," ujar Tomi.

Sejumlah kerjasama kontrak itulah yang kemudian digelapkan oleh Batara untuk masuk ke rekening pribadinya.

Batara Ageng menandatangani kontrak kerja sama sebanyak kurang lebih 20 kali.

Selama setahun bekerja sebagai manajer, diperkirakan ada 20 kontrak Fuji yang digelapkan oleh Batara Ageng dengan total kerugian mencapai Rp1,3 Miliar.

Halaman
123
Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved