Berita Malang Hari Ini
Harga Bawang Merah Hancur Picu Deflasi di Kota Malang Selama Juli 2024
Pada Juli 2024, Kota Malang mengalami deflasi sebesar 0,01 persen. Hal ini antara lain karena harga bawang merah yang turun.
Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: Yuli A
SURYAMALANG.COM, MALANG - Pada Juli 2024, Kota Malang mengalami deflasi sebesar 0,01 persen. Hal ini antara lain karena harga bawang merah yang turun.
Penurunan harga bawang merah cukup lumayan. Hal ini karena terjadi panen raya di sentra produksi panen raya yang terjadi pada Juli-Agustus 2024. Selain itu, faktor kekeringan juga menyebabkan kenaikan harga cabai rawit.
Hal itu disampaikan Umar Sjaifuddin, Kepala BPS Kota Malang, Kamis (1/8/2024). Angka deflasi Malang pada Juli 2024 juga lebih rendah dibanding deflasi Jatim yaitu 0,04 persen dan deflasi nasional yang mencapai 0,18 persen. Beberapa komoditas penyumbang deflasi selain bawang merah, cabai merah, tomat, pepaya, telur ayam ras, labu siam/jipang.
Lalu jeruk, kol putih/kubis, daging ayam ras. Sedang penyumbang inflasi cabai rawit, beras, biaya pendidikan SD, kentang, emas perhiasan, Sigaret Kretek, pisang, jagung manis dan lainnya. "Setelah terus mengalami penurunan harga sejak
Maret hingga Juni 2024, beras mengalami inflasi bulan Juli 2024," kata dia.
Pada Juli 2024, harga rata-rata beras naik sebesar 1,56 persen dibandingkan harga bulan Juni.
Beras memberikan andil inflasi sebesar 0,06 persen. Penyebab peningkatan harga beras diantaranya adalah berkurangnya panenan dan saat ini mulai masuk musim tanam beras. Iis, pedagang di Pasar Dinoyo membenarkan harga bawang-bawangan (merah dan putih) memang sedang murah. "Untuk harganya tergantung ukuran bawangnya. Paling disukai konsumen ya bawang merah dari Probolinggo karena ukurannya besar," jelas Iis.
Sedang kenaikkan mencolok pada Juli adalah cabai rawit. Dikatakan, harganya sempat naik Rp 80.000 per kg. Tapi sekarang sudah mencapai Rp 70.000 per kg. "Sudah turun sekarang. Tapi memang naik turun. Saya saja kalau kulakan ya tidak berani banyak. Setiap hari beli 3 kg," katanya. Mahalnya harga cabai rawit membuat konsumen membeli sedikit, 1 ons. Saat sering turun hujan seperti sekarang, ia memperkirakan harga bawang akan naik lagi. Termasuk sayur-sayuran. "Biasanya seperti itu," tambahnya.
| Polemik Beli LPG 3 Kg di Distributor, Pemilik Pangkalan di Kota Malang sampai Bingung |
|
|---|
| UMKM Kota Malang Tak Peduli Harga Mahal, Yang Penting LPG 3 Kg Selalu Ada |
|
|---|
| Polemik Beli LPG 3 Kg di Pangkalan, Warga Kota Malang: Kebijakan Jangan Bikin Repot |
|
|---|
| Bisnis Akademi Wirausaha Mahasiswa Merdeka UB Malang, Maggot Jadi Pakan Kucing dan Busana Big Size |
|
|---|
| Puluhan Napi di Lapas Malang Lolos Kompetensi, Diwisuda Jadi Guru Al-Quran |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/Harga-bawang-bawang-merah-dan-putih-relatif-stabil-Sedang.jpg)