Nasib Kaesang dan Erina Gudono Buntut Naik Jet Pribadi ke Amerika, KPK Bakal Minta Klarifikasi

Nasib Kaesang Pangarep dan Erina Gudono buntut naik jet pribadi ke Amerika bakal berhubungan dengan Komisi Pemberatansan Korupsi (KPK).

Penulis: Frida Anjani | Editor: Frida Anjani
Instagram
Nasib Kaesang dan Erina Gudono Buntut Naik Jet Pribadi ke Amerika, KPK Bakal Minta Klarifikasi 

SURYAMALANG.COM - Nasib Kaesang Pangarep dan Erina Gudono buntut naik jet pribadi ke Amerika bakal berhubungan dengan Komisi Pemberatansan Korupsi (KPK).

Kaesang Pangarep, putra bungsu Presiden Joko Widodo tengah ramai disoroti terkait dugaan fasilitas jet pribadi Gulfstream G650ER.

Komisi Pemberantasan Korupsi pun turut menyoroti hal tersebut.

Pihaknya juga akan meminta klarifikasi dari suami Erina Gudono.

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut semua orang memiliki kedudukan sama di depan hukum, termasuk Kaesang Pangarep.

Hal itu ia sampaikan menanggapi langkah KPK yang hendak meminta klarifikasi Kaesang terkait dugaan fasilitas jet pribadi Gulfstream G650ER milik Garena Online, perusahaan di bawah Sea Bank, Singapura.

“Kita berprinsip semua orang berkedudukan sama di depan hukum,” kata Alex saat ditemui awak media di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (27/8/2024), dikutip dari Kompas.com.

Video Erina Gudono dan Kaesang Pangarep turun dari jet pribadi belanjaan langsung masuk mobil
Video Erina Gudono dan Kaesang Pangarep turun dari jet pribadi belanjaan langsung masuk mobil (Istimewa via X)

Baca juga: Nasib 4 Warga Madura Tertipu Pengobatan Ida Dayak, Sudah Terlanjur Transfer Uang Ternyata Info Hoax

Alex mengatakan, pimpinan KPK telah memerintahkan Direktur Pelaporan Gratifikasi dan Direktur Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) untuk meminta klarifikasi dari Kaesang.

Selain menyangkut fasilitas jet pribadi yang harga sewanya mencapai miliaran rupiah, klarifikasi juga akan dilakukan atas dugaan pembelian tas branded Hermes, Louis Vuitton, dan Dior yang dicurigai tidak melewati pemeriksaan Bea dan Cukai.

Alex mengatakan, pimpinan lembaga antirasuah memerintahkan pejabat dua direktorat itu untuk tanggap dan peka terhadap situasi masyarakat.

Saat ini, publik terus mempertanyakan dugaan fasilitas itu merupakan gratifikasi.

“Enggak usah ragu, bahwa kita melaksanakan tugas itu menjadi perhatian publik menjadi keprihatinan publik juga, ya kita juga harus peka juga, kita harus pro aktif,” tutur Alex.

Menurut Alex, masyarakat luas ingin mendengar penjelasan dari Kaesang mengenai jet pribadi itu merupakan fasilitas dari perusahaan swasta atau membayar sendiri.

Jika betul fasilitas dari pihak tertentu, Kaesang juga harus menjelaskan kapasitasnya ketika menerima pemberian tersebut.

“Kalau membayar sendiri kan selesai, enggak ada persoalan. ‘Saya bayar sendiri Pak’, ya sudah,” ujar Alex.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved