Kamis, 7 Mei 2026

Berita Viral

Penyesalan Guru Bikin Video Bentak Murid SD yang Viral, Lemas Ditindak Dinas Pendidikan dan Polisi

Penyesalan guru bikin video bentak murid SD yang berujung viral di media sosial berakhir buruk.

Tayang:
Penulis: Frida Anjani | Editor: Frida Anjani
Tribunnews
Penyesalan Guru Bikin Video Bentak Murid SD yang Viral, Lemas Ditindak Dinas Pendidikan dan Polisi 

Diakui Sabil, ia masih tak terima dengan imbas yang ditimbulkan akibat Ridwan Kamil.

"Enak aja doi minta maaf, biar dpt suara dr jakarta. Sumpah Ampe akhirat, gw tuntut kelakuannya di AKHIRAT!!!!" tulis Sabil Fadhillah di akun X-nya.

Bukan tanpa alasan Sabil masih merasa pedih atas keviralan yang ditimbulkan Ridwan Kamil tersebut.

Sebab hingga sekarang, Sabil belum berhasil mengajar lagi setelah dipecat satu tahun lalu.

Alih-alih kembali jadi tenaga pendidik, Sabil kini berjuang untuk hidup dengan cara berjualan risol.

 Kabar Sabil guru honorer yang dipecat setelah kritik Ridwan Kamil
 Kabar Sabil guru honorer yang dipecat setelah kritik Ridwan Kamil (Tribunnews)

Baca juga: Harta Kekayaan Tri Rismaharini dan Khofifah Indar Parawansa yang Sama-sama Maju Cagub Jatim 2024

Baca juga: Bocoran Kondisi Rumah Tangga Azizah Salsha dan Pratama Arhan Sebenarnya, Ada Peristiwa di Korea

"Buset skrng sampe ga ngajar lagi mang?" tanya netizen.

"Blm ngajar lagi, sekarang jualan risol, mampir-mampir lah," kata Sabil.

Mengetahui nasib Sabil yang pilu pasca-dipecat gara-gara Ridwan Kamil, netizen pun iba.

Namun diakui Sabil, ia tidak trauma atau ketakutan mengajar meski pernah dipecat.

"Pakk, kok bisa melanjutkan idup dengan santai? Caranya gimana ya? Ada ketakutan buat ngajar lagi ga si paa karna pernah 'di pin' dan di hujat gitu?" tanya netizen.

"Ngajar masa takut, yakin wee ka Allah, yang penting kita mah ikhtiar," pungkas Sabil.

Lebih lanjut, diungkap Sabil ia sempat ada rencana mengikuti tes menjadi PPPK guru.

Tapi rencana itu belum bisa terwujud karena nasibnya.

"Itulah sedikit sebel, klo ikut P3K mesti punya jam aktif di sekolah, meskipun sudah punya sergur jga. kan aku ga ada sekolah," kata Sabil.

Sosoknya kembali viral, Sabil akhirnya mempromosikan dagangannya kepada netizen di media sosial.

Terlihat antusiasme dari netizen untuk melariskan dagangan Sabil yang berlokasi di Kota Cirebon.

Awal Mula Viral

 Guru Honorer komen di IG Ridwan Kamil, malah dipecat (Tribun Jabar/ Muhamad Syarif Abdussalam & Tribuncirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi)
 Guru Honorer komen di IG Ridwan Kamil, malah dipecat (Tribun Jabar/ Muhamad Syarif Abdussalam & Tribuncirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi) ()

Mengulas kembali momen setahun lebih yang lalu, sosok Sabil viral setelah komentarnya ditandai secara khusus oleh Ridwan Kamil di Instagram.

Awalnya Sabil mengomentari unggahan video Ridwan Kamil terkait pemberian hadiah kepada anak SMP yang patungan untuk membelikan sepatu bagi temannya.

Dalam komentarnya, Sabil mempertanyakan soal jas warna kuning yang dikenakan Ridwan Kamil.

"Dalam zoom ini, maneh teh keur jadi gubernur jabar ato kader partai ato pribadi @ridwankamil???? (Dalam zoom ini, kamu jadi gubernur atau kader partai atau pribadi)" tanya Sabil.

Melihat komentar Sabil, Ridwan Kamil pun menjawabnya seraya menandai komentar tersebut menjadi urutan paling atas dilihat netizen.

"@sabilfadhillah ceuk maneh kumaha (menurut kamu gimana)?" tanya Ridwan Kamil balik.

Gara-gara hal tersebut, nasib Sabil berubah menjadi buruk.

Sabil langsung dipecat dari dua sekolah tempatnya mengajar.

Mengetahui fakta tersebut, Sabil pun bingung sekaligus gusar.

Namun diakui Ridwan Kamil, ia tidak tahu menahu soal pemecatan Sabil.

"Saya tidak melakukan apa-apa ya. Mungkin ada yang melaporkan atau gimana. Pada dasarnya kritik mah boleh-boleh aja. Saya kan selalu menjawab, kalau mengkritik boleh, kalau tidak sopan ya harus sopan, gitu aja. Bahwa sekolahnya melakukan sebuah tindakan, kan di luar kewenangan saya," kata Ridwan Kamil.

Belakangan terkuak bahwa Sabil dipecat karena sudah mendapatkan surat peringatan sebanyak dua kali dari sekolah.

Fakta itu dijabarkan oleh Wakil Kepala Bidang Kurikulum dan SDM SMK Telkom Cirebon Cahya Riyadi.

Diungkap Cahya, Sabil sudah dua kali melakukan pelanggaran sebelum viral karena berkomentar di unggahan Ridwan Kamil.

Pelanggaran tersebut selalu berkutat pada norma kesopanan.

Pertama, Sabil pernah diadukan oleh orangtua murid karena berkata-kata kasar kepada siswanya di kelas.

Peristiwa kedua, Sabil mendapat surat peringatan karena melanggar aturan sekolah soal guru tidak boleh merokok.

Dan yang paling membuat pihak sekolah gusar adalah saat Sabil sengaja mematikan CCTV agar perbuatannya merokok di sekolah tidak ketahuan mengutip Tribun Bogor.

 

Halaman 4/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved