Reaksi Heran Reza Rahadian Ditawari Jadi Bupati Usai Ikut Demo, Mampu Tidak Gak Penting: Semudah Itu

Reaksi heran Reza Rahadian ditawari jadi Bupati usai ikut demo ternyata semudah itu, mampu atau tidak gak penting lagi.

|
Instagram @officialpilarez/Youtube KOMPASTV
Reza Rahadian heran ditawari jadi Bupati usai ikut demo ternyata semudah itu, mampu atau tidak gak penting lagi. 

Dalam sebuah tugas pekerjaan, Francisca harus berangkat ke Chile mengikuti kongres organisasi wartawan.

Di saat yang sama, peristiwa G30SPKI meletus di tanah air yang mengakibatkan Francisca memilih untuk tetap berada di luar negeri.

Francisca khawatir, dirinya dicap sebagai bagian dari komunis hingga harus berganti-ganti identitas dan berpindah ke beberapa negara untuk menghindari pemburuan.

Selama pelarian itu, Francisca tidak pernah menghubungi keluarganya.

Di sebuah wawancara, Reza Rahadian pernah mengatakan semasa hidupnya hanya dua kali bertemu dengan nenek kesayangannya itu yakni di tahun 2003 ketika Francisca menginjakan kaki ke Tanah Air.

Kemudian tahun 2012, Reza Rahadian datang mengunjungi Francisca ke Belanda, ketika akan bermain dalam film Habibie Ainun.

Tidak banyak pesan yang diberikan nenek Francisca kepada Reza .

"Oma bilang, ‘tetaplah mencintai negara ini. Bagaimana pun kondisi negara ini nantinya, jangan pernah berpikir pindah ke negara lain" tutur Reza Rahadian mengutip WartaKotalive.com.

"Jangan pernah tinggalkan Indonesia. Berkaryalah melalui seni. Hindari penyakit meninggalkan bangsa di kala negara susah dan membutuhkan’." imbuh Reza Rahadian. 

Baca juga: Tangis Pilu Syifa Adik Ayu Ting Ting Pingsan di Pemakaman Bayinya, Keluarga Syok Ada Penyesalan

Francisca Fanggidaej dikabarkan meninggal pada usia 88 tahun di Belanda.

Reza Rahadian pun mengaku ikut turun ke jalan mengikuti demo di depan Gedung DPR RI menunjukkan bagian dari dirinya sebagai rakyat Indonesia.

Pemilik nama lengkap Reza Rahadian Matulessy itu mengaku tak memiliki kepentingan apapun.

Lebih dari itu, Reza Rahadian mengaku ingin menyuarakan hal yang membuatnya merasa resah.

"Saya hanya menjadi bagian dari masyarakat. Saya turun sebagai rakyat. Saya menyuarakan apa yang meresahkan, tidak ada paksaan dari siapa pun. Tidak ada latar belakang kepentingan apa pun." ungkap Reza Rahadian mengutip YouTube Kompas TV.

"Semua saya lakukan atas hati nurani saya saja bahwa saya merasa situasi saat ini sudah sangat menggelisahkan" lanjutnya. 

Halaman
1234
Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved