Jumat, 15 Mei 2026

Sumber Umbulan Sengkaring Malang Kering

BREAKING NEWS Sumber Air Umbulan Sengkaring, Donomulyo Kabupaten Malang KERING

Sumber Umbulan Sengkaring yang berada di bawah akar pohon itu tak ada air sama sekali. Fenomena alam ini bisa dikatakan baru pertama kali terjadi

Tayang:
Penulis: Luluul Isnainiyah | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/Lu'lu'ul Isnainiyah
Seorang warga mengabadikan kondisi Sumber Umbulan Sengkaring di Desa Tulungrejo, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang yang kering , Selasa (24/9/2024) 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Sumber air Umbulan Sengkaring yang ada di Desa Tulungrejo, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang mengering.

Terlihat sumber yang berada di bawah akar pohon itu tak ada air sama sekali.

Fenomena alam ini bisa dikatakan baru pertama kali terjadi sepanjang hidup.

Warga yang sehari-hari menggunakan air dari Sumber Umbulan Sengkaring ini cukup kaget dengan adanya kejadian ini.

Bagaimana tidak, kurang lebih sebanyak 857 keluarga (KK) dari Desa Tulungrejo turut terdampak kekurangan air untuk pertanian.

Samirin, salah seorang warga yang tinggal dekat dengan sumber mengaku fenomena ini sudah terjadi sejak 11 hari terakhir.

"Airnya ini berkurang, dulu disedot pakai diesel langsung keluar airnya. Ini kemarin disedot pakai 5 diesel airnya nggak keluar tetap kering," kata pria berusia 60 tahun ini, Selasa (24/9/2024).

Ia juga menjelaskan bahwa fenomena ini tidak pernah terjadi. Sehingga warga yang biasa menggunakan untuk kebutuhan sehari-hari di lahan pertanian harus terdampak.

Biasanya sumber ini dimanfaatkan warga untuk mengairi sawah, mandi, dan masak.

Sementara ini untuk memenuhi kebutuhan air, Samirin mengaku mengandalkan air bersih dari pemerintah desa maupun daerah.

Secara terpisah, Kepala Desa Tulungrejo, Nuryadi mengaku sedih ketika melihat sumber air mengering.

"Seumur-umur kejadian ini tidak pernah terjadi. Makanya kami masyarakat Desa Tulungrejo merinding dengan adanya ini, ya sedih perasaannya," tuturnya.

Nuryadi menjelaskan, sumber air ini surut secara berangsur. Kemudian puncaknya kemarin, sudah tidak air yang keluar dari sumber.

Ini berdampak pada kebutuhan untuk mengairi sawah. Jika sumber air kering maka petani terancam gagal panen.

"Ini yang sudah tanam, petani masih berusaha mencari air di sekitar itu. Jika nggak ada air ya akan gagal panen," tandasnya.

Sumber: SuryaMalang
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved