BEM FISIP Unair Dibekukan

Nasib Pilu Presiden BEM FISIP Unair Diteror Buntut Karangan Bunga Prabowo-Gibran, Banyak Ancaman

Pilu nasib Tuffahati Ullayyah Bachtiar Presiden BEM FISIP Unair diteror buntut kasus karangan bunga Prabowo dan Gibran yang viral. Banyak ancaman.

Penulis: Frida Anjani | Editor: Frida Anjani
Tribunnews
Pilu Tuffahati Ullayyah Presiden BEM FISIP Unair Diteror Buntut Karangan Bunga Viral, Banyak Ancaman 

"Apapun kritik yang kami sampaikan tujuannya adalah untuk kebaikan bersama," ujar Tuffa menerangkan.

Lebih lanjut, pihak BEM FISIP Unair, kata Tuffa, tak menyesalkan penggunaan kata dalam karangan bunga yang sudah tersebar viral di media sosial. 

"Ini akhirnya bukan sebuah penyesalan dari BEM FISIP karena kami menganggap bahwa substansi kami dari karangan bunga itu tidak keliru atau tidak bisa dibatalkan, artinya tidak bisa disalahkan juga karena itu bentuk ekspresi dari teman-teman," pungkasnya. 

Sosok Tuffahati Ullayyah Bachtiar

Konferensi Pers Pernyataan Sikap BEM FISIP Unair : Tolak Tegas Pemberangusan Nalar Kritis Mahasiswa dalam Kebebasan Berpendapat di Ruang Akademik di kampus B Unair, Selasa (29/10/2024).
Konferensi Pers Pernyataan Sikap BEM FISIP Unair : Tolak Tegas Pemberangusan Nalar Kritis Mahasiswa dalam Kebebasan Berpendapat di Ruang Akademik di kampus B Unair, Selasa (29/10/2024). (Suryamalang.com/SULVI SOFIANA)

Baca juga: Jejak Kasus Briptu FN Polwan Bakar Suami Polisi di Mojokerto, Hari Ini Jalani Sidang Daring

Diketahui, Tauffahati Ullayyah Bachtiar merupakan Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) sejak Desember 2023 hingga sekarang.

Sebelumnya, dia sempat menempati posisi di Menteri Politik dan Kajian Strategis BEM FISIP Unair.

Dia merupakan mahasiswa aktif di program studi S1 Antropologi 2021.

Selama menjadi mahasiswa, Tuffa dikenal sebagai sosok yang kritis dan lantang berbicara di depan umum.

Selain itu ia juga sangat aktif dalam berorganisasi.

Melansir dari laman resmi Unair, Tuffa mengaku mencintai organisasi kampusnya.

Hal ini menjadi alasan dia mencalonkan diri di Pemilihan Raya (Permira) FISIP Unair.

“BEM FISIP betul-betul mengajarkan banyak hal dan pengalaman yang tidak bisa dijelaskan oleh kata. Aku merasa berkewajiban untuk menjaga dan membesarkan organisasi ini dengan sepenuh hati. Pencalonan ini berdasar oleh niat dan rasa tulus untuk melayani arek FISIP dan fakultas supaya selaras dan memberikan dampak baik yang nyata,” papar Tuffa.

Dia juga bertekad menjadikan BEM sebagai rumah yang nyaman bagi mahasiswa FISIP.

Rumah tersebut, lanjut Tuffa, harus memiliki karakter humanis, unggul, dan proaktif. 

“Ada 5 topik yang menjadi perhatian utama untuk mewujudkan FISIP sebagai ‘Rumah’ bagi mahasiswa. Topik tersebut adalah gerakan politik dan kebijakan publik, kesejahteraan mahasiswa, internasionalisasi, pengembangan karir dan dunia pasca kampus, serta sosial lingkungan dan pengabdian masyarakat,” ujar Tuffa.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved