Timnas Indonesia

Karakter Patrick Kluivert Kata Eks Timnas Indonesia Pernah Satu Klub Tenang dan Sabar: Saya Dihargai

Karakter Patrick Kluivert kata eks Timnas Indonesia pernah satu klub, sosok yang tenang dan sabar: saya merasa dihargai!

Instagram @serginhovandijk/@patrickkluivert9
Karakter Patrick Kluivert (kanan) kata eks Timnas Indonesia (kiri) pernah satu klub, sosok yang tenang dan sabar: saya merasa dihargai! 

SURYAMALANG.COM, - Karakter Patrick Kluivert menurut mantan pemain Timnas Indonesia yang pernah satu klub di Australia mencuat.

Mantan pemain Timnas Indonesia itu ada Sergio van Dijk seorang striker yang juga pemain untuk Persib Bandung

Sergio Van Dijk adalah mantan pemain sepak bola keturunan Indonesia (Belanda-Indonesia) bergabung dengan Persib Bandung pada 2013–2014 dan 2016–2017. 

Karier Sergio Van Dijk untuk Timnas Indonesia dimulai setelah proses naturalisasi oleh PSSI lalu ikut ajang Kualifikasi Piala Dunia FIFA 2014. 

Baca juga: TIMNAS INDONESIA POPULER: Klarifikasi Marc Klok Sebut Shin Tae-yong Diktator, Salam Erick Thohir

Pada 4 Maret 2013, Sergio Van Dijk dipanggil Timnas Indonesia untuk pertama kalinya, bermain di Kualifikasi Piala Asia 2015 dan melakukan debut melawan Arab Saudi pada 23 Maret 2013.

Kini Sergio Van Dijk yang sudah berusia 42 tahun menceritakan pertemuanya dengan Patrick Kluivert sosok pengganti Shin Tae-yong sebagai pelatih Timnas Indonesia

Sergio van Dijk membagikan pengalaman bekerja bersama legenda sepak bola Belanda itu saat Patrick Kluivert menjabat sebagai asisten pelatih di Brisbane Roar, Australia di bawah Ange Postecoglou pada 2010. 

Sebagai seorang striker, Van Dijk mengaku banyak belajar dari Patrick Kluivert yang dikenal dengan pendekatan tenang dan penuh pengertian terhadap para pemainnya. 

"Sebagai pelatih, ia sangat tenang dalam menjelaskan segala hal. Ia membuat saya merasa nyaman, dan yang paling penting ia benar-benar memahami posisi saya sebagai seorang striker," ujar Van Dijk mengutip Tribunnews, Sabtu (11/1/25).

Lebih jauh, Van Dijk menceritakan seperti apa karakter Patrick Kluivert.

“Dengan caranya, saya tidak merasa dibandingkan dengannya, meskipun dia adalah seorang pemain bintang" sambung Van Dijk. 

"Dia tidak membuat saya merasa kecil sebagai striker dari level yang lebih rendah. Sebaliknya, dia membuat saya merasa dihargai dan percaya pada kemampuan diri sendiri,” terangnya.

Baca juga: BURSA TRANSFER Arema FC Jelang Tutup: Ze Gomes Apa Kata Bos, Choi Bo-kyung Out atau Tinggal Terjawab

Sergio Van Dijk mengenang bagaimana Kluivert menjadi sosok idola bagi banyak anak muda di Belanda, termasuk dirinya setelah mencetak gol kemenangan di final Liga Champions 1995 untuk Ajax. 

"Itu adalah momen tak terlupakan. Ketika dia datang ke Brisbane sebagai pelatih, rasanya seperti mimpi" ungkap Van Dijk.

"Dia mendukung saya dengan sepenuh hati dan membuat saya semakin percaya diri," ucapnya. 

Halaman
1234
Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved