Senin, 18 Mei 2026

Pembunuhan Surabaya

KRONOLOGI Cewek Dibunuh Pacarnya di Hotel Surabaya, Korban Sengaja Datang dari Malang ke Surabaya

Korban sedang berada di Kota Malang. Lalu, korban mengiyakan ajakan pelaku untuk bertemu di Kota Surabaya, dengan naik kereta api

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Dyan Rekohadi
Suryamalang.com/kolase net via TribunBali.com
ILUSTRASI 

Laporan : Luhur Pambudi

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Kronologi pembunuhan cewek asal Lumajang, MA (25) oleh pacarnya, MI (25) di dalam kamar hotel kawasan Jalan Tunjungan, Genteng, Surabaya, pada Kamis (16/1/2025) dini hari terungkap.

Dari kronologis yang didapat SURYAMALANG.COM diketahui korban seolah datang ke Surabaya untuk setor nyawa, korban ternyata baru saja tiba Surabaya dari Malang sebelum akhirnya menemui ajal di tangan kekasihnya. 

Baca juga: BREAKING NEWS : Cewek Asal Lumajang Dibunuh Pacar di Kamar Hotel Surabaya, Pelaku Menyerahkan Diri

Tiba dari Malang di stasiun Gubeng Surabaya jam 23.00 WIB, korban diperkirakan dibunuh pacarnya sekitar pukul 01.00 WIB dini hari di kamar hotel.

Kapolsek Genteng Polrestabes Surabaya Kompol Grandika Indera Waspada mengatakan, pelaku semula mengajak korban bertemu di Kota Surabaya, pada Rabu (15/1/2025).

Mereka berencana membahas nasib hubungan percintaan di antara keduanya yang sudah berlangsung hampir setahun sepanjang 2024 lalu. 

Korban sedang berada di Kota Malang

Lalu, korban mengiyakan ajakan pelaku untuk bertemu di Kota Surabaya, dengan menaiki kereta api (KA) dan turun di Stasiun Gubeng. 

Korban tiba di Surabaya sekitar pukul 23.00 WIB.

Lalu dijemput oleh pelaku mengendarai motor untuk diajak menginap di kamar hotel kawasan jalan tersebut sekitar pukul 00.00 WIB. 

"Dulunya sepasang kekasih. Dari pengakuan pelaku mereka kenal lewat aplikasi kencan online. Kemudian seiring berjalannya waktu, hubungan mereka makin serius dan sempat mau menikah di bulan Desember kemarin, tapi ternyata batal," ujarnya saat di depan Mapolsek Genteng, Kamis (16/1/2025). 

"Alasannya karena korban masih menjalani komunikasi dengan mantannya. Akhirnya, dini hari tadi, pelaku mengajak korban ke Surabaya, diajak ketemu," tambahnya. 

Setibanya di kamar hotel, pelaku dan korban terlibat percekcokan.

Menurut Grandika, pelaku merasa dikhianati karena ajakannya untuk menikah ditolak oleh korban. 

Apalagi, penolakan yang dilakukan korban, belakangan diketahui pelaku bahwa korban diduga 'main serong' atau 'balikan' dengan mantannya, terdahulu. 

Sumber: SuryaMalang
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved