Mutilasi Jasad Dalam Koper Ngawi

Suasana TKP Mutilasi Uswatun Khasanah di Hotel Adisurya Kediri, Kamar 301 Dipasang Police Line

Suasana TKP Mutilasi Jasad dalam Koper Ternyata di Hotel Adisurya Kediri, Polisi Pasang Police Line di Kamar 301

Editor: Eko Darmoko
SURYAMALANG.COM/Isya Anshori
Suasana kamar di 301 Hotel Adi Surya Kediri, lokasi mutilasi jasad dalam koper, Uswatun Khasanah, Minggu (26/1/20125). 

Laporan Isya Anshori

SURYAMALANG.COM, KEDIRI - Suasana di Hotel Adisurya, tempat kejadian perkara (TKP) pembunuhan dan mutilasi Uswatun Khasanah alias UK (30), warga Desa Sidodadi, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar, masih dipenuhi petugas kepolisian, Minggu, (26/1/2025) siang.

Korban ditemukan tewas dalam koper di Kabupaten Ngawi, dan kamar 301 hotel tersebut telah dipasang police line diduga menjadi lokasi mutilasi sebelum jasadnya dibuang.
  
Pantauan SURYAMALANG.COM sejak pagi, aparat kepolisian telah melakukan sterilisasi area dan memasang garis polisi di kamar 301, tempat korban menginap.

Petugas terlihat mondar-mandir melakukan pemeriksaan, sementara awak media masih kesulitan menggali informasi lebih lanjut karena penyelidikan masih berlangsung.  
  
Dari pantauan di lokasi, kamar yang dihuni korban berada di lantai satu hotel. Tidak seperti hotel-hotel dengan bangunan tinggi, kamar di Hotel Adisurya lebih menyerupai penginapan dengan akses langsung ke area luar, sehingga memudahkan akses keluar-masuk tamu.  
 
Menurut Irfan salah seorang satpam hotel menyebutkan sejak pagi telah datang mobil Inafis dari kepolisian untuk melakukan olah TKP.

"Ada dua petugas yang datang dan memasang garis polisi," ungkapnya.

Saat dikonfirmasi, pihak manajemen hotel belum bersedia memberikan keterangan lebih lanjut terkait kejadian tragis tersebut. Mereka menyatakan masih menunggu perkembangan dari pihak kepolisian.

Meskipun terjadi insiden besar, operasional hotel tetap berjalan seperti biasa. Tamu hotel masih keluar-masuk, dan aktivitas pelayanan tidak terganggu meskipun ada penyelidikan di salah satu kamar.

Pihak hotel maupun tamu lainnya belum memberikan keterangan mengenai apakah ada suara mencurigakan atau pergerakan aneh di sekitar kamar 301 sebelum kejadian mutilasi terjadi.

Hingga saat ini, kepolisian terus melakukan pendalaman terkait motif pembunuhan sadis ini. Pelaku masih dalam pengejaran, dan berbagai bukti dari lokasi kejadian telah diamankan untuk penyelidikan lebih lanjut.

"Mohon maaf untuk informasi belum bisa saya berikan," imbuh Irfan sambil mengatakan bahwa pelayanan hotel masih berjalan lancar seperti biasa.

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved