Retreat Kepala Daerah di Magelang
PRESIDEN Prabowo Akan Gembleng Wahyu Hidayat, Nurochman dan Sanusi di Akmil Magelang, Ini Materinya
Presiden Prabowo Subianto akan gembleng Wahyu Hidayat, Nurochman dan Muhammad Sanusi bersama 502 kepala daerah se-Indonesia di Akmil Magelang.
Penulis: Iksan Fauzi | Editor: iksan fauzi
SURYAMALANG.COM | MAGELANG - Tiga kepala daerah di Malang Raya akan digembleng atau retreat di Akmil Magelang, Jawa Tengah oleh Presiden Prabowo Subianto dan para menteri Kabinet Merah Putih.
Ketiga kepala daerah di Malang Raya itu akan digembleng bersama 502 kepala daerah terpilih se-Indonesia.
Adapun tiga pasangan kepala daerah di Malang Raya terpilih, yakni Bupati-Wakil Bupati Malang Muhammad Sanusi-Lathifah Shohib, Wali Kota-Wakil Wali Kota Malang Wahyu Hidayat-Ali Muthohirin dan Wali Kota-Wakil Wali Kota Batu Nurochman-Heli Suyanto.
Para pasangan kepala daerah di Malang Raya telah ditetapkan sebagai pasangan terpilih Pilkada Serentak 2024 oleh KPU dan akan dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025.
Setelah pelantikan, semua kepala daerah se-Indonesia akan mengikuti retreat selama delapan hari, mulai 21-28 Februari 2025.
"Kami pastikan tadi kamar mandi, saluran air, listrik, dan lain sebagainya. Rasanya ini sudah sangat siap," ujar Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto saat mengecek fasilitas yang disiapkan untuk 505 kepala daerah di Borobudur International Golf & Country Club, kompleks Akmil, Minggu (9/2/2025).
Bima Arya mengatakan, terdapat 180 tenda penginapan yang masing-masing bisa ditempati dua sampai empat kepala daerah.

Kapasitas tenda ini berbeda ketika retreat Kabinet Indonesia Maju yang setiap tenda dihuni satu pejabat kementerian atau kepala badan.
Nantinya, para kepala daerah akan masuk melalui gerbang utama Akmil dan mendapat prosesi sambutan dari taruna, persis seperti retret kabinet pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
"Presiden hadir, tapi disesuaikan dengan agenda beliau, apakah di awal, tengah, atau akhir," ungkap politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu.
Bima Arya menyampaikan, ada materi inti dalam retret kepala daerah, utamanya terkait sinkronisasi visi misi kepala daerah dengan program pemerintah pusat--Asta Cita, pemahaman tugas, serta ketahanan nasional.
Mayoritas pemateri dalam retret dari jajaran menteri dan kepala badan di kabinet pemerintahan Prabowo dan Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas).
"Kepala daerah nggak semua latar belakangnya politisi, ada yang pengusaha, tokoh agama, budayawan. Penting sekali pembekalan di awal untuk menyamakan tupoksi," papar dia.
Waktu dipangkas

Bima Arya mengatakan durasi retreat dipotong dari rencana selama dua pekan.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.