Pria di Kediri Tipu Peternak, Gelapkan 3 Sapi untuk Judi Online dan Bayar Utang

Pelaku diduga menipu seorang peternak dan berhasil membawa kabur tiga ekor sapi yang kemudian dijual untuk membiayai judi online.

Editor: Eko Darmoko
Polsek Kandat
TERSANGKA - Polsek Kandat saat mengamankan Bagus Prendy Kastio (28) warga Desa Kayunan, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri atas dugaan pencurian sapi. Pelaku mengambil tiga ekor sapi yang kemudian dijual untuk membiayai judi online. 

Laporan Isya Anshori

SURYAMALANG.COM, KEDIRI - Seorang pria bernama Bagus Prendy Kastio (28) warga Desa Kayunan, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri ditangkap oleh Unit Reskrim Polsek Kandat atas dugaan kasus penipuan dan penggelapan ternak sapi.

Pelaku diduga menipu seorang peternak dan berhasil membawa kabur tiga ekor sapi yang kemudian dijual untuk membiayai judi online.

Kapolsek Kandat, Iptu Abdul Aziz mengungkapkan, bahwa kasus ini dilaporkan oleh korban, Ariyanto (32), warga Desa Karangrejo, Kecamatan Kandat, Jumat, (7/2/2025).

Ariyanto melapor ke polisi setelah merasa tertipu oleh pelaku yang berjanji akan membayar sapi yang diambilnya, namun tidak pernah melakukan pembayaran.

"Berdasarkan laporan korban, kami langsung melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil mengamankan pelaku," kata Iptu Aziz kepada SURYAMALANG.COM, Rabu (12/2/2025).

Kejadian bermula pada Senin, (27/10/2024) ketika pelaku mendatangi rumah korban untuk mencari sapi dagangan.

Saat itu, saksi bernama Nuryani yang merupakan tetangga korban, ikut hadir dan tanpa curiga menawarkan dua ekor sapi anakan. Korban sendiri juga menawarkan satu ekor sapi kepada pelaku.

Keesokan harinya, lanjut Iptu Aziz pelaku kembali ke rumah korban untuk menjemput ketiga ekor sapi tersebut.

Terjadi transaksi jual beli dengan harga total Rp29,4 juta. Pelaku kemudian berjanji akan mentransfer pembayaran ke rekening korban.

Sore harinya, pelaku datang dengan mobil pikap untuk mengangkut sapi yang dibeli, sambil meyakinkan saksi bahwa uang pembayaran akan dikirim sekaligus ke rekening korban.

"Setelah sapi diangkut, korban tidak menerima transfer yang dijanjikan," imbuhnya.

Iptu Aziz menambahkan ketika mencoba menghubungi pelaku, ia hanya mendapat janji-janji tanpa kepastian. Hingga akhirnya, nomor pelaku tidak lagi bisa dihubungi.

Korban kemudian pergi ke bank untuk mengecek transaksi rekeningnya dan memastikan bahwa tidak ada dana yang masuk.

Merasa ditipu, korban melaporkan kejadian ini ke Polsek Kandat.

Halaman
12
Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved