THR 2025
Hitung-hitungan Kenapa THR Ojol 2025 Gojek-Grab Cuma Dapat Rp 50.000, Tertinggi Rp 900.000
Hitung-hitungan kenapa THR Ojol 2025 Gojek-Grab cuma dapat Rp 50.000, tertinggi Rp 900.000, ada 5 kategori dengan rincian sebagai berikut.
Penulis: Sarah Elnyora | Editor: Sarah Elnyora Rumaropen
SURYAMALANG.COM, - Terungkap hitung-hitungan kenapa THR ojol 2025 Gojek-Grab cuma dapat Rp 50.000 dan tertinggi mencapai Rp 900.000.
Nominal Rp 50.000 yang didapat mitra pengemudi membuat mereka kecewa berat sebab jumlahnya sangat jauh dari ekspektasi.
Terkait hal ini, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) sudah merespons keluhan para ojol hingga menghubungi langsung pihak aplikator untuk mendapat penjelasan.
Lalu seperti apa hitung-hitungan THR ojol?
Sejumlah mitra ojek online (ojol) di Samarinda menerima Tunjangan Hari Raya (THR) disebut juga Bonus Hari Raya (BHR) dengan nominal berbeda-beda, bergantung tingkat keaktifan mereka sepanjang tahun.
Meski demikian, ada pula ojol yang mengeluh karena merasa aktif "narik" namun hanya mendapat BHR Rp 50.000.
Baca juga: Tega Banget Sih Reaksi Wamenaker THR Ojol Gojek-Grab Cuma Rp50 Ribu, Aplikator Segera Dipanggil
Seorang pengemudi ojol bernama Anshari (30) mengungkapkan mendapat BHR sebesar Rp 900.000 karena aktif bekerja setiap hari.
"Saya dapat Rp 900.000 karena memang kerja setiap hari. Rata-rata yang hanya dapat Rp 50.000 itu jam aktifnya kurang" ujar Anshari saat ditemui pada Rabu (26/3/2025) mengutip Kompas.com.
"THR ini dibagikan secara rata berdasarkan kategori dan dihitung sejak seminggu sebelum Lebaran," sambungnya.
Ternyata BHR bagi mitra ojol dibagi ke dalam lima kategori, yaitu;
- Mitra Utama,
- Mitra Juara,
- Mitra Unggulan,
- Mitra Andalan, dan
- Mitra Harapan.
Mitra Utama:
Mitra Utama merupakan kategori tertinggi dengan syarat minimal 25 hari kerja per bulan, 200 jam online, dan tingkat penyelesaian order minimal 90 persen selama periode Maret 2024 hingga Februari 2025.
Mitra dalam kategori ini berhak menerima BHR sebesar Rp 900.000.
Mitra Juara
Sementara itu, kategori lainnya mendapatkan nominal lebih kecil, yaitu Mitra Juara Rp 450.000
Mitra Unggulan: Rp 200.000
Mitra Andalan: Rp 100.000
Mitra Harapan: Rp 50.000
April (25), salah satu mitra ojol, mengaku hanya menerima Rp 50.000 dan mengaku sempat tidak aktif selama beberapa bulan, dan baru mulai kembali aktif saat Ramadan.
"Saya memang beberapa bulan terakhir sempat tidak aktif. Baru pas Ramadan ini mulai sering narik lagi," katanya.
Anshari menambahkan mitra yang merasa jam aktifnya tinggi namun hanya menerima Rp 50.000 kemungkinan memiliki riwayat pembatalan pesanan atau hanya aktif pada waktu tertentu.
"Kadang ada yang bilang aktif tapi cuma dapat Rp 50.000, bisa jadi sering cancel order atau hanya konsisten di bulan puasa saja," jelasnya.
Rincian pembayaran BHR oleh masing-masing platform yakni sebagai berikut:
1. Gojek
-BHR diberikan berdasarkan tingkat produktivitas, kontribusi, serta tetap disesuaikan dengan kapasitas finansial perusahaan.
-Untuk roda dua BHR yang diberikan berkisar antara Rp 50.000 - Rp 900.000
-Untuk roda empat BHR yang diberikan berkisar antara Rp 50.000 - Rp 1.600.000
-Dicairkan pada 22-24 Maret 2025
-Jumlah penerima ratusan ribu (pastinya tidak dijabarkan)
2. Grab
-BHR diberikan berdasarkan tingkat pencapaian mitra selama 12 bulan terakhir.
-Penentuan penerima ini juga mempertimbangkan kedisiplinan mitra dalam mematuhi kode etik Grab.
-Untuk roda dua BHR yang diberikan berkisar antara Rp 50.000 - Rp 850.000
- Untuk roda empat BHR yang diberikan berkisar antara Rp50.000 - Rp1.600.000
-Dicairkan pada 23-24 Maret 2025 -Jumlah penerima hampir 500.000 mitra (sesuai di keterangan tertulis Grab pada 24 Maret)
3. Maxim
-BHR diberikan kepada pengemudi aktif dalam menjalankan orderan secara regular dan bukan hanya pengemudi yang terdaftar.
-BHR juga diberikan kepada pengemudi yang memiliki rating tinggi dan ulasan positif, dan tidak memiliki pelanggaran atau keluhan dari customer.
-BHR untuk roda dua dan roda empat berkisar antara Rp 500.000 - Rp 1.200.000
-Diberikan pada 21-24 Maret 2025
-Jumlah penerima sebanyak ribuan mitra (sesuai dengan yang disebutkan saat konferensi pers 24 Maret)
Alasan Aplikator kepada Kemenaker
Kemenaker melalui Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer (Noel) menjabarkan alasan pihak aplikator seperti Gojek-Grab cuma memberi THR kepada mitra pengemudi sebesar Rp 50.000.
"Jadi, kenapa mendapatkan Rp 50.000 itu? karena pertimbangan mereka, mereka itu pekerja part-time," kata Noel dalam keterangan resminya, Rabu (26/3/2025) mengutip Kompas.com.
Menurut penjelasan aplikator, mereka yang menerima Rp 50.000 merupakan pekerja yang masuk kategori paling bawah sehingga Noel berharap para driver dan kurir online juga memahami soal status itu.
"Jadi bukan benar-benar mereka yang ngojek beneran lah. Jadi mereka cuma sambilan, pekerja sambilan," ungkapnya.
"Karena memang kebanyakan narasinya bahwa mereka mendapatkan Rp 50.000. Kita tanya, kenapa mendapatkan Rp 50.000? kita telepon Gojek, kita telepon Grab" carita Noel.
"Akhirnya mereka ceritakan, ada kategori 1, 2, 3, 4, 5. Akhirnya kita tanya, kenapa mendapatkan Rp 50.000? Itu, Pak, mereka itu kategorinya yang 4 dan 5" imbuhnya.
"Mereka itu kerja part-time. Banyak yang nggak aktif juga, pekerja sambilan," jelas Noel.
Baca juga: HARAPAN Driver Dapat THR Ojol Besar Pupus, cuma Diberi BHR Grab Rp 50.000, Gojek dan Maxim Berapa?
Di sisi lain, Noel pun menerima informasi ada driver ojol yang menerima BHR hingga Rp 1 juta lebih.
Noel pun mengingatkan pada dasarnya BHR untuk ojol baru bersifat imbauan.
"Dan itu Maxim minimal Rp 500.000. Sebetulnya juga banyak yang mendapatkan Rp 1 juta lebih. Di Grab, di Gojek, di Maxim, dan semuanya banyak," ujar Noel.
Lebih lanjut Noel menyampaikan, sebelumnya Gojek, Grab dan Maxim sudah membagikan BHR untuk pengemudi taksi online dan ojol.
Gojek membagikan Bonus Hari Raya sejak 22-24 Maret, sedangkan Grab 23-24 Maret, serta Maxim pada 21-24 Maret.
Namun, tidak semua mitra pengemudi taksi online dan ojol mendapatkan bonus Lebaran ini.
"Syarat dan kriteria dari tiap platform kurang lebih adalah tingkat keaktifan mitra, jumlah orderan yang diselesaikan, dan tidak melanggar aturan masing-masing platform," ungkap Noel.
Noel melanjutkan, diperkirakan jumlah total dana yang dikeluarkan oleh berbagai platform untuk pemberian BHR mencapai ratusan miliar rupiah.
"Dalam berbagai kanal komunitas ojol maupun taksi online sudah banyak ditemukan postingan terkait diterimanya BHR oleh mitra yang memenuhi kriteria dari masing-masing platform," tambahnya.
Ikuti saluran SURYA MALANG di >>>>> WhatsApp
THR ojol 2025
THR ojol
THR Gojek
THR Grab
THR Gojek cuma Rp50 ribu
Gojek
Grab
Tunjangan Hari Raya (THR)
Bonus Hari Raya (BHR)
suryamalang
Janji Wamenaker Usut THR Ojol 50 Ribu Ada yang Tak Dapat, Sebut Aplikator Rakus, Maxim Buka Suara |
![]() |
---|
Alasan Gojek-Grab Cuma Beri THR Ojol Rp 50 Ribu, Ditelepon Kemenaker: Mereka Cuma Sambilan |
![]() |
---|
Nasib Ade Ojol Gojek Lemas Terima THR Rp50 Ribu Terlanjur Janji ke Anak Beli Baju Lebaran: Gak Libur |
![]() |
---|
'Tega Banget Sih' Reaksi Wamenaker THR Ojol Gojek-Grab Cuma Rp50 Ribu, Aplikator Segera Dipanggil |
![]() |
---|
Sudah Cair THR PNS, TNI, Polri, Pensiunan 2025 Total Rp 20,86 Triliun, Siapa Tertinggi? Cek Rincian |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.