Jalan di Pasar Induk Gadang Kota Malang Rusak Parah
Rusak parah, itulah kondisi yang pas untuk menggambarkan jalan di Pasar Induk Gadang, Kota Malang.
Penulis: Purwanto | Editor: Eko Darmoko
SURYAMALANG.COM, MALANG - Rusak parah, itulah kondisi yang pas untuk menggambarkan jalan di Pasar Induk Gadang, Kota Malang.
Dari pantauan SURYAMALANG.COM, Kamis (10/4/2025) sore, tampak para pengendara kesulitan saat melintas di jalan itu.
Seorang pengguna jalan, Hermono, mengaku jika dirinya sering melewati jalan di Pasar Gadang untuk membeli makanan kucing.
"Sering lewat sini, beli makanan kucing, rusak parah ini mas, apalagi seperti sekarang hujan" terang Hermono.
Hermono berharap agar segera dilakukan perbaikan, karena akses di Jalan Pasar Gadang yang rusak parah.
"Ya semoga segera diperbaiki lah, banyak yang lewat sini soalnya. Apalagi saat hujan tambah jadi macet," tambahnya.
Sementara itu, salah satu pedagang di Pasar Induk Gadang Kota Malang, Norhasanah mengaku jika sudah sekira tiga bulan jalan rusak tepat didepan kiosnya.
"Sudah tiga bulan ini jalannya berlubang, mulai mobil dan motor banyak yang lewat sini pasti kejeglong," terangnya.
"Apalagi saat hujan, airnya menggenang jadi gak tau kalau itu lubang," tambahnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang, Kristiyan Bagus Muryanto mengatakan, perbaikan jalan Pasar Gadang telah masuk dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) tahun 2025 dan akan menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK).
"Perbaikan Jalan Pasar Gadang, menjadi salah satu prioritas perbaikan jalan di Kota Malang. Untuk perbaikan, rencananya akan memakai material cor beton sehingga lebih tahan terhadap kerusakan," jelasnya, Rabu (9/4/2025).
Namun hingga saat ini, pelaksanaan perbaikan masih menunggu kepastian realisasi.
Semula direncanakan mulai pada Maret 2025, namun tertunda karena dampak efisiensi anggaran.
"Sebenarnya, perbaikan dimulai Maret kemarin. Namun karena ada efisiensi anggaran dari pusat, maka masih belum terlaksana," ungkapnya.
Pihaknya pun menyebut kemungkinan penggunaan dana dari APBD Kota Malang sebagai alternatif. Namun terkait hal itu, bergantung arahan dari Wali Kota Malang.
"Kalau memakai anggaran daerah, terbatas dan kurang maksimal. Oleh karenanya, kami masih menunggu arahan dari pak Wali Kota," terangnya.
Di sisi lain, pihaknya juga berharap ada peran serta dari pedagang untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan pasar.
"Pedagang harus disosialisasikan terlebih dahulu untuk tidak membuang air dan sebagainya ke jalan. Sehingga nanti ketika diperbaiki, jalannya tidak kembali rusak," tambahnya.
| Berita Arema FC Hari Ini Populer: Marcos Santos Genjot Fisik Jelang Lawan Persib, Kabar Derby Jatim |
|
|---|
| Tersangka Pencurian Belasan Keping Emas di Ngantang Malang Ditangkap Polres Batu |
|
|---|
| Dugaan Pemerasan BPJS Kesehatan Cabang Malang Dianggap Tak Terbukti |
|
|---|
| Mobil Listrik Bakal Kena Pajak, DPRD Jatim : Jadi Potensi Sumber PAD Baru |
|
|---|
| Tak Ada Lagi Pasar Maling Wonokromo, Eri Cahyadi Menjadikannya Jalan Pengurai Macet Surabaya Selatan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/jalan-rusak-dan-becek-usai-hujan-di-Jalan-Pasar-Induk-Gadang-Kota-Malang.jpg)